Seorang Oknum Caleg di Mimika Diamankan Aparat Gabungan

Rabu, 17 Apr 2019 11:37 WIT
Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto didampingi Komandan Satuan di Mimika saat memberikan keterangan kepada media. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Aparat gabungan TNI-Polri pada Rabu (17/4) mengamankan seorang oknum caleg di Mimika bersama satu pendukungnya.

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan, oknum caleg tersebut diamankaan  saat Polri dan TNI melakukan patroli gabungan kemudian mendapatkan laporan bahwa di tempat pemungutan suara (TPS)  27 ada gangguan dari sekelompok pemuda yang membawa senjata tajam.

Para Komandan Satuan (Dansat) TNI-Polri beserta tim respon, yang berada di Graha Eme Neme Yauware untuk memastikan pendistribusian logistik berjalan lancar, langsung mendatangi tempat tersebut secara serentak.

"Sampai di TKP kelompok tersebut sudah melarikan diri," kata Kapolres yang didampingi Komandan Satuan lainnya di Mimika.

Kata Kapolres, namun ada yang sempat diamankan oleh petugas. Selain itu, anggota TNI juga mengamankan satu unit kendaraan yang berada di depan salah satu perusahaan swasta di Jalan Cenderawasih. Kendaraan tersebut diduga ditinggalkan oleh pelaku.

"Tidak berapa lama, kurang lebih selang tiga menit pemiliknya datang dan mengaku bahwa kendaraan itu miliknya. Sehingga, keduanya kami amankan dan dibawa ke Bawaslu Mimika untuk di proses di sentra Gakkumdu," katanya.

Ia mengatakan, untuk identitas pelaku yang diamankan, yakni FH dan AS. Namun untuk motifnya sampai saat ini masih dalam pemeriksaan. 

"Salah satu yang diamankan diindikasikan adalah oknum caleg. Tapi motifnya belum kami ketahui. Namun sepintas keterangannya dia melakukan pembelaan diri. Karenanya masih didalami," terangnya.

Kapolres menambahkan, pada prinsipnya TNI Polri memberikan rasa aman kepada masyarakat untuk menyuarakan dan menyalurkan hak pilihnya secara bebas dan langsung. 

"Negara harus hadir memberikan jaminan rasa aman. TNI-Polri serta pemerintah daerah di Mimika  selalu hadir bersama rakyat. Serta mengasistensi penyelenggara Pemilu, agar pelaksanaan bisa berjalan aman lancar dan kondusif," ungkapnya.

Diduga sekelompok massa tersebut ingin memindahkan TPS ke tempat lainnya. Tetapi dihalangi oleh petugas TPS. Sehingga sempat terjadi keributan, beruntung TNI-Polri tiba di TKP.(mkr/SP)

Kategori:
Bagikan