Penjelasan PT Trans Mimika Soal Pedistribusian Logistik Pemilu di Wilayah Kota

Rabu, 17 Apr 2019 18:37 WIT
Petugas dari PT Trans Mimika saat memasukkan logistik Pemilu ke dalam armada angkutan. (Foto: Ist/SP)

TIMIKA | PT Trans Mimika selaku pihak ketiga pendistribusian logistik Pemilu 2019 ke 18 distrik telah melakukan tugasnya sebelum waktu pencoblosan, Rabu (17/4). Termasuk di lima distrik di wilayah Kota Timika dan sekitarnya. 

Lima distrik tersebut, yakni Distrik Mimika Baru, Kuala Kencana, Kwamki Narama, Wania, dan Iwaka. Kelima distrik ini kesemuanya melalui jalur darat. 

Koordinator PT Trans Mimika, Selvi Hasna Kasi mengatakan, menyangkut pendistribusian logistik Pemilu untuk beberapa wilayah yang bisa dijangkau dengan darat  dilakukan pada hari H atau 17 April 2019.

Menurutnya, pihaknya sudah berkomitmen bahwa pelaksanaan pengangkutan logistik dimulai pukul 22.00 WIT pada Selasa (16/4). Namun ternyata, saat hendak dilakukan pengangkutan logistik ke dalam armada, pihak PPD maupun Pandis tidak ada ditempat.

"Sementara  semua mau pihak-pihak itu lengkap baru dimasukkan ke dalam armada," kata Selvi saat ditemui di Graha Eme Neme Yauware, Rabu (17/4).

“Kemarin malam kalau tiga pintu Graha Eme Neme Yauware dibuka semuanya, maka akan lebih cepat. Namun kami lebih fokus disatu pintu, ditambah kondisi hujan pada malam kemarin,” tambahnya. 

Dengan kondisi tersebut, sehingga menurutnya pengangkutan logistik ke armada baru dilakukan pukul 24.00 WIT. 

Sedangkan, armada mulai keluar dari pusat logistik, pukul 24.30 WIT, dengan tujuan Distrik Kuala Kencana. Selanjutnya ke Iwaka, Wania, Kwamki Narama, dan Mimika Baru.

“Armada yang disiapkan untuk pendistribusian logistik tersebut, yakni 130 unit pickup dan empat unit truk. Untuk truk ini dikhususkan wilayah Kwamki Narama,” ujarnya.

Sementara menyangkut adanya kekurangan formulir pada logistik Pemilu, kata Selvi, bukan tanggungjawab pihaknya. Sebab, tugas dan tanggungjawab dari PT Trans Mimika hanyalah pendistribusian. 

“Logistik yang diangkut itu sudah siap dipacking. Dan disini, kami luruskan bahwa masalah kekurangan formulir logistik Pemilu bukan tanggungjawab kami. Karena kami hanya bertugas melakukan pendistribusian,” tuturnya. (mkr/SP)

Kategori:
Bagikan