Di Mimika, Polisi Amankan 3 Caleg, 4 Petugas KPPS dan 6 Warga Sipil

Kamis, 18 Apr 2019 23:15 WIT
Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto

TIMIKA | Kepolisian di Mimika, Papua membantu Bawaslu mengamankan setidaknya 13 orang yang diduga melakukan tindak pidana pemilu saat pemungutan suara pemilu 2019, Rabu (17/4). 

Ke-13 oknum tersebut terdiri dari 3 calon legislatif tingkat kabupaten, 4 orang penyelenggara pemilu (KPPS), dan enam masyarakat sipil, yang masing-masing diduga melakukan pelanggaran berbeda. 

Tiga caleg tersebut diantaranya kedapatan membagikan formulir C6 atau undangan memilih lalu memobilisasi warga ke TPS, kemudian ada yang hendak memindahkan TPS hingga memicu terjadinya keributan.

Sementara empat petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada TPS 48 Kelurahan Kwamki, terpaksa digelandang ke kantor polisi lantaran dalam kondisi mabuk saat pencoblosan.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan, para oknum tersebut telah didorong ke Sentra Gakkumdu untuk dilakukan penegakan hukum demi terciptanya iklim demokrasi yang sehat. 

"Ini wujud komitmen kita untuk melaksanakan kegiatan pemilu ini, pesta demokrasi betul-betul harus dikawal dengan baik, sesuai dengan ketentuan yang ada," kata Marlianto di Timika, Kamis (18/4).

Ia menegaskan, pihaknya tidak tanggung-tanggung menindak siapapun begitu ada gangguan meskipun oleh oknum caleg itu sendiri 

"Tentu akan dilakukan tindakan tegas bersama-sama dengan Bawaslu, dan saat ini dalam proses penyelidikan di Sentra Gakkumdu," katanya.  

Menurutnya, TNI-Polri selalu mengawal pesta demokrasi agar berjalan lancar dan aman. Penindakan dilakukan ketika ada gangguan atau pelanggaran yang sifatnya melanggar PKPU dan UU Pemilu.

"Untuk aspek pidana kita selalu berikan asistensi kepada Bawaslu untuk bisa dilarikan ke Sentra Gakkumdu," jelasnya. 

Atas upaya tersebut, kegiatan pencoblosan di Kabupaten Mimika oada Rabu (17/4) secara keseluruhan berlangsung aman dan kondusif. Kalaupun ada gangguan di lapangan namun masih dapat dikendalikan. 

"Gangguan itu hanya sifatnya dinamika pada sebuah kegiatan dan semuanya berjalan relatif lancar," kata dia. 

Pemilu di Mimika saat ini telah memasuki tahap rekapitulasi perhitungan suara di tingkat TPS berlanjut pengembalian logistik pemilu. Sejumlah TPS sudah  menyerahkan logistik pemilunya di gudang logistik di Gedung Eme Neme Yauware. 

"Ada juga yang masih penghitungan. Masih ada 8 distrik yang masih penghitungan,  dan yang sudah masuk secara keseluruhan ada dua distrik yaitu Mimika Baru dan Kwamki Narama," pungkasnya. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan