Sebagian Logistik Pemilu Daerah Pedalaman dan Pesisir Kembali ke Timika

Jumat, 19 Apr 2019 19:22 WIT
Petugas PT Trans Mimika saat mengangkut logistik Pemilu di Eme Neme Yauware. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Logistik Pemilu 2019 untuk wilayah pesisir pantai dan pedalaman Kabupaten Mimika, mulai kembali ke kota. 

Kembalinya logistik Pemilu ini mendapatkan pengawalan TNI-Polri, yang didampingi PPD dan Panwas Distrik. Dan saat ini logistik Pemilu tersebut ditempatkan di Graha Eme Neme Yauware.

Logistik Pemilu yang sudah berada di Graha Eme Neme Yauware, yakni dari untuk daerah pedalaman Distrik Agimuga, Hoya, dan Jila. Sementara pesisir pantai, yaitu Distrik Jita.

Sedangkan untuk wilayah kota dan sekitarnya adalah Distrik Mimika Baru dan Kwamki Narama.

Adapun rincian logistik Pemilu dari beberapa distrik tersebut antara lain, Distrik Jila 75 kotak, Hoya 35 kotak, Agimuga 40 kotak, Miru 2.055 kotak, Kwamki Narama 190 kotak, dan Juta 50 kotak.

Koordinator Pendistribusian Logistik PT Trans Mimika, Selvi Hasna Kasi mengatakan, sehari pascapencoblosan logistik Pemilu sudah diangkut kembali ke wilayah kota. Seperti  Distrik Mimika Baru sudah terkumpul pada Kamis (18/4) siang. Begitu juga dengan Kwamki Narama. 

Sementara untuk daerah pedalaman, seperti Agimuga, Hoya, dan Jila logistik kembali ke kota pada Kamis malam, sekitar pukul 23.00 WIT.

"Untuk daerah pedalaman, seperti Hoya dan Jila, kami bagi ke beberapa trip. Sehingga secara keseluruhan logistik untuk daerah pedalaman, tiba di Timika pada Jumat (19/4)," kata Selvi.

Kata dia, sementara untuk Distrik Alama yang sempat mendapat gangguan oleh kelompok kriminal bersenjata, rencananya Sabtu (28/4/2019) besok akan digeser ke kota. Sedangkan untuk Distrik Tembagapura, semua logistik sudah berada di Mile 68, Tembagapura.

"Rencananya hari ini logistik Alama digeser, tapi karena kondisi yang tidak mendukung, maka besok baru kita jemput," ujarnya.

Sedangkan untuk wilayah pesisir pantai yang sudah berada di Graha Eme Neme Yauware adalah Distrik Jita. Sementara distrik lainnya menunggu komunikasi dari pihak PPD.

"Untuk distrik yang lain, kami hanya menunggu komunikasi dari PPD. Kalau mereka minta untuk digeser logistiknya, maka kami sudah siap," tuturnya.(mkr/SP)

Kategori:
Bagikan