Satpol PP Siap Bongkar Bangunan Melebihi Badan Jalan

Kamis, 25 Apr 2019 18:10 WIT
Willem Naa

TIMIKA | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika beberapa waktu lalu telah melakukan pembongkaran terhadap beberapa lapak pedagang yang masih berjualan di Pasar Lama dan memberikan sosialisasi terkait bangunan yang melebihi badan jalan.

Kepala Dinas Satpol PP Willem Naa mengatakan, selain membongkar lapak pedagang di Pasar Lama, pihaknya juga tengah menunggu perintah Bupati untuk melakukan pembongkaran.

"Untuk pedagang Pasar Lama, Jalan Bhayangkara yang masih tetap berjualan di emperan jalan itu akan kami tertibkan kembali. Dan jika ada perintah pembongkaran kami akan bongkar semua," tutur Willem saat ditemui di Kantor Bupati Kabupaten Mimika, Kamis (25/4).

Sebelum membongkar kata Willem, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dengan menyebarkan informasi batas waktu yang diberikan sampai tanggal 1 Mei 2019. Jika  warga tidak mengindahkan, maka Satpol PP akan mengambil tindakan pembongkaran.

"Inilah yang harus dimengerti masyarakat dan siapapun itu bahwa Jalan Bhayangkara bukanlah pasar melainkan jalan umum," tambah Willem.

Dikatakan, lahan eks Pasar Lama akan dibuat taman kota oleh Pemda Mimika, karena berada di tengah Kota Timika.

Sementara untuk masalah pedagang Pasar Lama, Willeam mengatakan bahwa mereka hanya belum mendapatkam tempat yang menurut mereka nyaman untuk berdagang.

"Sehingga saya sarankan bagi instansi yang mengelolah pasar agar segera koordinasi dengan pihak Satpol PP, apabila dilakukan pembongkaran semua diarahkan ke Pasar Sentral bisa ataukah tidak," jelas Willem.

Ia juga menambahkan bahwa instansi pengelolaan pasar harus betul-betul serius untuk mengatur para pedagang yang ada di Pasar Sentral. 

"Jadi tidak ada lagi pedagang pasar lama yang mengeluhkan terkait tempat untuk berdagang," tambah Willem

Selain itu kata dia, para penjual pinang dan penjual noken yang memakan badan jalan akan di tertibkan. 

"Untuk Jalan Bougenville, Yos Sudarso dan Budi Utomo kita hanya menunggu intruksi Bupati untuk menempelkan larangan-larangan di beberapa titik, dan jika tidak diindahkan juga maka akan dilakukan pembongkaran," tambah Willem.

Sementara untuk Pasar Gorong-gorong, Pasar SP 2 juga akan dibongkar dan akan dipusatkan pada satu titik yaitu di Pasar Sentral yang berada di Jalan Hasanuddin.

"Sudah disediakan tempat untuk mereka di Pasar Sentral, hanya menunggu penindakan dari pengelolaan pasar untuk masing-masing pedagang agar tidak ada maslaah antar sesama pedagang," tutur Willem. (Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan