Penerimaan CPNS, Permohonan Pengurusan Kartu Kuning Meningkat

Jumat, 26 Apr 2019 14:05 WIT
Pengurusan kartu tanda pencari kerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Mimika. (Foto: Hadija Laisouw/SP)

TIMIKA | Permohonan kartu tanda pencari kerja (kartu kuning/AK1) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mimika, Papua mengalami peningkatan secara signifikan pasca diumumukan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Kamis 25 April 2019 .

Staf Bidang Penempatan Kerja, Corneles Mambo mengatakan, pihaknya dalam sehari bisa menerbitkan lebih dari 100 lebih kartu pencari kerja. 

"Mulai dari kemaren sampai hari ini permohonan sangat banyak. Jauh sekali berbeda dengan hari-hari biasa, yang dalam sehari kita hanya menerbitkan sekitar 50 kartu pencari kerja," tutur Corneles pada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (26/4). 

Corneles yakin kedepannya akan banyak permohonan lagi mengingat batas pendaftaran CPNS yang sampai pada tanggal 15 Mei nanti. 

"Karena selain dengan adanya penerimaan CPNS ada juga yang mengurus kartu pencari kerja untuk melamar pada instansi dan kantor-kantor yang lain," kata Corneles

Dari banyaknya permintaan pembuatan kartu pencari kerja, ada yang baru membuat dan ada yang hanya perpanjang masa aktif kartu pencari kerja tersebut.  

"Ada yang baru akan membuat kartu pencari kerja, dan ada juga yang hanya melapor untuk perpanjangan masa aktif kartu sebagaimana untuk aturan berlaku selama dua tahun dan setiap enam bulan sekali harus melapor" tambah Corneles

Kata Corneles, untuk pengurusan kartu pencari kerja ini tidak dipungut biaya apapun. 

"Tidak Dipungut biaya untuk mengurus kartu pencari kerja, ini dilakukan secara gratis. Memang dulu ada tarif sebesar 20.000 tetapi sekarang tidak lagi," jelas Corneles

Corneles juga menuturkan bahwa kadang ada juga masyarakat yang secara sukarela memberikan uang.

"Kita tidak memungut biaya tetapi kalau ada masyarakat yang sukarela memberikan sekedar untuk harga rokok kita terima," ungkap Corneles (Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan