Sejumlah Petugas KPPS di Mimika Jalani Perawatan Karena Sakit

Senin, 29 Apr 2019 17:58 WIT
Ketua KPU Mimika Indra E. Ola saat menjenguk salah satu petugas KPPS di salah satu fasilitas layanan kesehatan. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | KPU Kabupaten Mimika, Papua mencatat sekitar 14 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di wilayah itu mengalami sakit pasca pencoblosan pada 17 April lalu.


Ketua KPU Mimika, Indra Ebang Ola, mengatakan, para petugas KPPS tersebut jatuh sakit akibat kelelahan dari proses pencoblosan mulai pagi, kemudian berlanjut ke proses penghitungan suara yang berlangsung hingga malam.


"Sebagian sudah berangsur membaik, dan sebagian masih menjalani perawatan inap, kondisi mereka masih lemah karena faktor kelelahan," kata Indra di Timika, Senin (29/4).


Para petugas KPPS dan beberapa anggota PPD yang jatuh sakit berasal dari distrik Mimika Barat, Mimika Timur, Mimika Baru, dan kampung Kadun Jaya, Distrik Wania. 


"Jumlah yang dapat kami pastikan dari mereka 14 orang karena melakukan perawatan baik di rumah sakit maupun di beberapa klinik yang ada di kota Timika," ujar Indra.


Indra memastikan biaya pengobatan para pahlawan pemilu itu seluruhnya akan ditanggung KPU Mimika. Ia sendiri telah menjenguk beberapa petugas KPPS yang masih sementara menjalani perawatan medis di klinik, kota Timika. 


"Bagi mereka yang menjalani tugas dan mengalami sakit, kelelahan, kami KPU siap bertanggung jawab. Biaya pengobatan semua nanti KPU yang tanggung," jelasnya.


Ia berharap para petugas KPPS maupun PPD yang sakit segera pulih, sehingga mereka dapat menghadiri pleno rekapitulasi tingkat kabupaten yang dijadwalkan akan dibuka Selasa (30/4) besok. 


"Kita berharap teman-teman yang lain juga bisa jaga kesehatan, pola makan yang baik, istirahat yang cukup untuk menghadapi pleno di tingkat kabupaten," imbuhnya. 


Hingga Senin (29/4), sebanyak 14 PPD dari total 18 PPD di Mimika telah melaksanakan proses rekapitulasi. Empat PPD yang masih melaksanakan rekapitulasi yakni distrik Mimika Baru, Wania, Kuala Kencana dan Hoeya. 


"Namun mengingat waktu, pleno rekapitulasi tingkat kabupaten akan kita buka besok (Selasa) dengan  untuk distrik yang sudah melakukan rekapitulasi, sambil menunggu distrik yang belum selesai," katanya. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan