Rekapitulasi Suara di Mimika Dapat Perhatian Penuh Aparat

Sabtu, 04 Mei 2019 22:21 WIT
Suasana rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten yang dilaksanakan oleh KPU Mimika di Graha Eme Neme Yauware. (Foto:Muji/SP)

TIMIKA | Aparat keamanan di Mimika memberikan perhatian penuh terhadap pelaksanaan pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara, baik tingkat distrik maupun kabupaten  yang dilaksanakan di Graha Eme Neme Yauware.

“Sampai sekarang, kami (pihak keamanan) terus memberi perhatian penuh terhadap pelaksanaan tahapan Pemilu di Mimika agar semua berjalan lancar dan baik,” kata Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto di Graha Eme Neme Yauware, Sabtu (4/5).

Pihaknya memberikan perhatian penuh karena  Pemilu 2019 memiliki hambatan yang cukup besar, yakni menginput data dalam sistim. 

“Kalau datanya tidak sinkron, maka di sistim akan merah. Tetapi kalau semuanya benar, maka langsung terhubung ke sistim yang ada,” katanya.

Dari 18 distrik di Mimika Kata Kapolres, tantangan terberat untuk memasukan data ke sistim ada pada dua distrik, yakni Wania dan Mimika Baru (Miru). 

Wania memiliki 163 TPS dan Mimika Baru sebanyak 411 TPS.

“Kemarin, agar bisa mengejar waktu, untuk Miru, pada pleno tingkat distrik di split atau pararel menjadi tiga. Hasilnya masing-masing operator melakukan sinkronisasi,” terangnya.

Sejak dibukanya pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat kabupaten pada 30 April 2019 di salah satu hotel di Jalan Yos Sudarso 30 April lalu hingga dipindahkan ke Graha Eme Neme Yauware kata Kapolres,  kondisi keamanan sampai saat ini masih kondusif meski pleno PPD Tembagapura masih ditunda.

“Pleno tingkat kabupaten untuk PPD Miru dilakukan pada 6 Mei. Sedangkan Wania dilakukan pada 5 Mei 2019,” katanya.

Selaku aparat keamanan, pihaknya meminta dukungan kepada semua pihak agar  menjaga situasi di Mimika tetap kondusif. 

“Kami minta dukungan semua pihak, agar tetap menjaga situasi ini tetap kondusif. Karena kalau tidak kita siapa lagi,” ungkapnya. 

Perlu diketahui, untuk pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara tingkat kabupaten, aparat keamanan menyiagakan 300 personil gabungan TNI-Polri.(mkr/SP)

Kategori:
Bagikan