Sambut Ramadan, Remaja Masjid Agung Babussalam Dirikan Lapak Takjil

Minggu, 05 Mei 2019 17:48 WIT
Lapak takjil yang mulai didirikan di depan Masjid Agung Babussalm Timika.

TIMIKA | Berburu takjil menjadi kegiatan yang dilakukan oleh sebagian besar umat muslim sambil menunggu datangnya waktu berbuka.

Hidangan manis seperti kolak, es buah, atau kurma, merupakan menu takjil favorit yang paling dicari. 

Di tahun ini, remaja Masjid Agung Babussalam, Timika, Papua, kembali mendirikan lapak takjil.

Lokasinyapun berada tepat di depan Masjid Agung Babussalam, Jalan Ki Hajar Dewantara, Kota Timika. 

Disini terdapat lebih dari 30 lapak yang nantinya menjual aneka macam menu berbuka puasa. 

Para pedangnya pun berasal dari warga sekitar masjid. Namun, adapula dari luar sekitar masjid, namun jumlahnya tidak banyak. 

"Sekitar 30 lapak semuanya," kata Wakil Ketua Remaja Masjid Agung Babussalam, Muhammad Dahlan, Minggu (5/5/).

Menurut Dahlan, setiap pedagang membayar Rp22.000 per hari. Rp2.000 digunakan untuk biaya kebersihan, Rp20.000 masuk ke kas remaja masjid.

"Kami kenakan biaya administrasi buat beli bahan, seng dan kayu untuk bangun lapak-lapak ini," katanya.

Setiap Bulan Ramadan, depan Masjid Agung Babussalam jadi tempat paling ramai untuk berburu takjil bagi umat muslim. Bahkan, kemacetan pun tak terhindarkan.

Tetapi tahun ini, kata Dahlan, pihaknya akan berupaya mengelola lebih baik. Warga akan diarahkan memarkir kendaraan di halaman masjid.

"Kami juga imbau warga yang bawa kendaraan, langsung masuk parkir di halaman masjid," kata Dahlan. (Ipa/SP)

Kategori:
Bagikan