Toleransi di Papua: Pemuda Gereja Ikut Pengamanan Shalat Tarawih

Senin, 06 Mei 2019 13:17 WIT
21 pemuda dari Mudika Gereja Katolik Mapurujaya apel bersama polisi sebelum mengamankan shalat tarawih. (Foto: Polsek Miktim/SP)

TIMIKA | Puluhan pemuda gereja di Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua, ikut mengamankan pelaksanaan shalat tarawih di sejumlah masjid, pada Minggu (5/5).

Adapun 21 pemuda ini berasal dari Mudika Gereja Katolik Mapurujaya, Persekutuan Angkatan Muda GKI Solafide Mapurujaya, dan Karang Taruna Mapurujaya.

Para pemuda ini ikut membantu tugas kepolisian dalam mengamankan sejumlah masjid agar umat muslim dapat melaksanakan shalat tarawih dengan tenang selama bulan suci ramadan 1440 H.

Diantaranya, Masjid Jabal Nur di Kampung Kaugapu,  Masjid Al Ma'rifat, dan Masjid Pondok Pesantren Darussalam. 

Pengamanan masjid ini dikoordinir oleh Kanit Binmas Polsek Mimika Timur Aiptu Lalu Hiskam Anadi.

Pejabat sementara Kapolsek Mimika Timur Iptu J. Maryen mengatakan, ada 21 pemuda yang dilibatkan ikut mengamankan pelaksanaan shalat tarawih selama bulan ramadan ini. 

"Dalam ramadan kali ini pengamanan masjid juga melibatkan pemuda gereja dan karang taruna," ujar Kapolsek dalam rilisnya.

Keterlibatan pemuda gereja dan karang taruna dalam pengamanan ini sebagai bukti nyata bahwa toleransi beragama sangat tinggi. 

Sebab, sebelumnya pada hari raya paskah, pemuda masjid juga ikut membantu mengamankan umat kristriani menjalankan ibadah paskah. 

"Kami sangat senang dan bahagia dengan antusiasnya pemuda gereja dan karang taruna ikut serta dalam pengamanan masjid, ini bukti nyata bahwa kita betul-betul toleransi dalam kehidupan agama," kata kapolsek. (Cr-03/SP)

Kategori:
Bagikan