Sekber Pemprov Berikan Apresiasi Kepada Pemkab Asmat

Rabu, 08 Mei 2019 23:54 WIT
Perwakilan Sekber Bangga Papua Pemprov Papua Totok Asbi Irianto

ASMAT | Sekretariat Bersama Program Bangga Papua Pemerintah Provinsi Papua memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asmat yang dinilai sukses melaksanakan program Bangun Generasi dan Keluarga Sejahtera (Bangga Papua) di Kabupaten Asmat.

Apresiasi dikemukakan oleh perwakilan Sekber Bangga Papua Pemprov Papua Totok Asbi Irianto kepada Bupati Asmat Elisa Kambu dan jajarannya dalam kegiatan studi banding Sekber Bangga Papua Lani Jaya dan Paniai di Agats pada Selasa (7/5).

“Kabupaten Asmat, Paniai dan Lani Jaya menjadi daerah pilot project program Bangga Papua. Program ini sendiri diluncurkan oleh gubernur pada 2017 lalu,” kata Totok.

Ia mengatakan dengan melakukan studi banding, Sekber Lani Jaya dan Paniai mau mempelajari strategi Pemkab Asmat bersama tim sekbernya mengimplementasikan program Bangga Papua di kabupaten itu.    

“Ingin dipelajari bagaimana strategi serta sinergitas pemerintah daerah dan tim sekber bersama pemangku kepentingan dalam melaksanakan program ini,” tuturnya. 

Totok mengungkapkan bahwa Gubernur Papua Lukas Enembe mengawal program perlindungan sosial tersebut, dan menghendaki program ini terealisasi dengan baik di Kabupaten Asmat, Paniai dan Lani Jaya.

“Sehingga melalui kegiatan studi banding, ketiga kabupaten ini diharapkan dapat bersinergi dan bekerja sama untuk mengoptimalkan pelaksanaan program Bangga Papua dengan baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan tiap kabupaten pelaksana program Bangga Papua memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, karena itu ketiga kabupaten tersebut harus bisa bekerja sama dan saling mempelajari.

“Asmat membuktikan keberhasilannya melaksanakan program Bangga. Ini terlihat dari banyaknya penerima manfaat. Hal ini berkat kerja sama yang baik seluruh komponen,” katanya.

Totok menambahkan jumlah penerima manfaat Bangga Papua di Kabupaten Asmat sebanyak 11.083 anak, Lani Jaya sebanyak 3.000 lebih anak dan Paniai sebanyak 6.000 lebih anak.

“Kegiatan studi banding ini menjadi sarana belajar, tukar pikiran dan pengalaman antara Asmat, Lani Jaya dan Paniai dalam mengimplementasikan program Bangga,” pungkasnya. (NT/SP)

Kategori:
Bagikan