Bubarkan Massa di Luar Gedung Eme Neme Yauware, Polisi Amankan Lima Warga

Kamis, 09 Mei 2019 08:44 WIT
Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto

TIMIKA | Kepolisian Resor Mimika, Papua mengamankan lima warga di luar Gedung Eme Neme Yauware, saat membubarkan massa yang berkumpul di pintu Gedung Eme Neme Yauware, Kamis (9/5) dini hari.


Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan, saat pleno rekapitulasi perolehan suara pemilu tingkat Distrik Mimika Baru berlangsung, diluar gedung ada sekitar 50 warga berkumpul sehingga terpaksa harus dibubarkan.


Sebab, masa kampanye sudah lewat, ditambah lagi aksi massa dilakukan malam hari yang tidak menggunakan ijin atau pemberitahuan.


"Jadi tidak ada keraguan. Untuk itu, ketika ada massa yang berkumpul maka wajib dibubarkan," kata Agung kepada wartawan. 


Saat massa dibubarkan, polisi mengamankan lima warga dan sebilah parang yang ditemukan dalam salah satu mobil milik warga. 


Kelimanya kemudian dibawa ke Kantor Polsek Mimika Baru untuk dimintai keterangan guna mencari aktor dibalik aksi massa tersebut. 


"Yang bersangkutan kita bawa ke kantor untuk dimintai keterangan, dan kita akan telusuri siapa yang menyuruh mereka," ujarnya.


AKBP Agung pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh isu hoax atau berita bohong tentang adanya penggelembungan suara atau pengurangan suara.


"TNI - Polri pastikan pleno berjalan aman, lancar, tertib, dan tidak ada yang memanipulasi data," tegasnya. 


"Kita juga berikan himbauan edukasi kepada penyelenggara bahwa tetap berjalan pada koridornya. jangan keluar dari aturan, undang-undang tentang Pemilu/PKPU nomor 4 tahun 2019 itu harus menjadi pegangan. Karena jika keluar dari itu maka ada konsekwensi hukum yang dihadapi," tambah Agung. (Ipa/SP)

Kategori:
Bagikan