Pelajar di Mimika Diingatkan Jauhi Hubungan Seks Sebelum Menikah

Minggu, 12 Mei 2019 12:43 WIT
Siswa-siswi SMA 4 Mimika saat mendengarkan penyuluhan dalam sesi tanya jawab. (Foto:Yunita/SP)

TIMIKA | Sebanyak 100-an siswa-siswi SMA Negeri 4 Mimika, Papua mengikuti kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu didampingi guru-guru mereka, Sabtu (11/5). 

Kegiatan tersebut diselenggarakan Bagian Hukum Setda Kabupaten Mimika, dengan menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan Polres melalui Satuan Lalu Lintas.

Kepala BNNK Mimika Kompol Mursaling yang hadir sebagai pemateri mengatakan, remaja sekolah selaku generasi penerus bangsa perlu mengetahui dampak dan resiko penyalahgunaan obat-obat terlarang. 

"Kegiatan ini adalah bentuk sosialisasi kepada anak remaja khususnya bagi anak-anak penerus bangsa di dalam dunia pendidikan," kata dia. 

Sementara narasumber dari KPA Mimika Richard Arthur Tutu menekankan kepada siswa-siswi supaya menjauhi seks bebas, jangan sekali-kali melakukan hubungan seksual sebelum menikah.

Ketua Panitia yang juga Kasubag Bantuan Hukum dan HAN Setda Mimika Isak Lokobal, mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian dari penyuluhan hukum terpadu dari sekolah ke sekolah yang menyasar para remaja. 

Tujuan kegiatan tersebut, kata Isak, pertama untuk menyebarluaskan informasi hukum agar tercipta siswa-siswi yang taat hukum, berintegritas, dan peduli terhadap orang lain. 

Kedua, untuk mengedukasi generasi muda tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, seks bebas, dan pentingnya kepatuhan dalam berlalulintas. 

"Kegiatan ini bersumber dari APBD Kabupaten Mimika melalui DPA OPD Bagian Hukum kegiatan penyuluhan hukum terpadu tahun 2019," katanya. 

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor: M.01.PR-08.10 tahun 2006 tentang Pola Penyuluhan Hukum. (Cr-03/SP)

Kategori:
Bagikan