Faktor Keamanan, KPU Asmat Pindahkan Pleno Perhitungan Suara Pemilu 2019 di Mimika

Minggu, 12 Mei 2019 20:35 WIT
KPU Asmat saat menggelar pleno penetapan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 di Graha Eme Neme Yauware, Mimika, Papua. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Asmat mengalihkan tempat pleno penetapan hasil perhitungan suara tingkat kabupaten pada Pemilu 2019 di Kabupaten Mimika.

Pelaksanaan pleno penetapan Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan Suara Peserta Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Asmat Tahun 2019 dipusatkan di Graha Eme Neme Yauware, Minggu (12/5).

Ketua KPU Asmat, Veronikus Ase mengatakan, pemindahan pleno karena adanya persoalan di Distrik Suru suru.

Di distrik tersebut, mereka menggunakan hak orang lain dan tidak sesuai dengan hasil yang di tempat pemungutan suara (TPS). 

"Dari itu, Bawaslu Asmat merekomendasikan untuk mengembalikan data ke hasil di TPS. Tapi teman-temen dari PPD Suru-suru tidak suka," katanya.

Kata dia, dari kondisi itu dan sesuai dengan PKPU dan Undang undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu bahwa ketika penyelenggara pemilu  tidak melakukan kegiatan dengan baik dan melanggar kode etik, maka dinyatakan PAW.

"Kami langsung mengeluarkan SK pemberhentian terhadap PPD Distrik Suru suru. Serta KPU Asmat mengambil alih pelaksanaan pleno tersebut," tegasnya.

Selanjutnya, namun karena kondisi di daerah tidak kondusif, maka pihaknya berkoordinasi dengan Kapolres Asmat untuk melakukan lanjutan pleno penetapan di Mimika.

"Puji Tuhan, Kapolres Mimika dan jajarannya sudah membantu kami menyelesaikan pleno penetapan hasil rekapitulasi pemilu tahun 2019 di Timika. Selanjutnya, besok kami bawa ke Jayapura untuk tingkat provinsi," terangnya.

Perlu diketahui untuk Kabupaten Asmat memiliki 19 distrik, 221 kampung. Serta memiliki daftar pemilih tetap (DPT)78.801, tiga daerah pemilihan (dapil), dan 387 TPS.

Sementara untuk jumlah calon legislatif sebanyak 367 orang yang memperebutkan 25 kursi.(mkr/SP)

Kategori:
Bagikan