Disdukcapil Temukan KTP Palsu, Pelaku Gunakan Data OAP

Senin, 13 Mei 2019 16:17 WIT
KTP palsu yang ditemukan Disdukcapil Mimika. (Foto: Hadija Laisouw/SP)

TIMIKA | Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika menemukan pemalsuan data kependudukan yang dilakukan oleh oknum dengan memakai data Orang Asli Papua (OAP).

"Pemalsuan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) ini kita ketahui pada saat yang bersangkutan legalisir KTP," tutur Aprida saat di temui wartawan di ruang kerjanya, Senin (13/5).

Aprida mengaku, KTP  palsu ditemukan saat pelaku hendak melegalisir data tersebut. Sayangnya berkasnya hanya dititip sehingga pemilik KTP belum diketahui.

"Jika saat itu orangnya masih ada kita pasti menanyakan langsung ke orangnya, tapi karna waktu itu dia hanya menitipkan berkasnya sehingga sampai saat ini yang bersangkutan tidak lagi muncul untuk mengambilnya," katanya

Dari data KTP Palsu tersebut kata Aprida sudah sangat terlihat jelas. Cetakannya sangat berbeda. "Kalau itu data asli dan fotonya di Disdukcapil ukuran fotonya kecil hanya batas wajah sampai dada saja, sementara data palsu ini fotonya setengah lebih besar yaitu 2X3 sehingga terlihat setengah badan," jelas Aprida

Aprida juga menjelaskan bahwa data yang dipalsukan itu atas nama masyarakat Asli papua jenis kelamin Laki-laki berisinial DK. Sementara foto yang tertera pada KTP tersebut berjenis kelamin perempuan. Data palsu ini diketahui setelah pihaknya mengecek di sistem data online.

"Jadi pelaku ini dia memakai data dari Inisial DK merupakan Asli Papua dan si pelaku hanya mengganti fotonya saja, sementara inisial DK pemilik data asli ini berjenis kelamin laki-laki dan si pelaku berjenis kelamin perempuan," tutur Aprida

Aprida mengungkapkan kasus serupa juga sebelumnya pernah terjadi. "Kami proses berdasarkan hukum karna itu merupakan pelanggaran, jika yang bersangkutan kali ini kami dapat dia juga akan kami proses," tutur Aprida

Aprida menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Mimika bahwa jika ingin mengurus apapun berkasnya silahkan datang ke Disdukcapil. Tidak perlu memalsukan data apapun karena sekarang semuanya ada pada sistem. (Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan