Koarmada III Kerahkan Pesawat Patroli Maritim Cari 30 Korban Longboat Hilang di Asmat

Senin, 13 Mei 2019 19:33 WIT
Tim melakukan pencarian di seputaran perairan Asmat, Papua. (Foto: Ipa/SP)

TIMIKA | Komando Armada (Koarmada)  III mengerahkan satu unit pesawat udara patroli maritim U-6212 dan satu unit Sea Rider untuk melakukan pencarian terhadap sebuah longboat berpenumpang 30 orang di Perairan Asmat, Papua, Senin (13/5). 

Komadan Lanal Timika Letkol (P) Yadi Mulyadi mengatakan, selain mengerahkan pesawat patroli, TNI AL juga mengirimkan satu KRI untuk melakukan pencarian. 

"KRI sudah bergerak tadi pagi dari Dobo," kata Yadi kepada media ini.

Pesawat patroli yang dipilot Kapten Laut (P) Aang bersama co pilot Lettu Laut (P) Ahmad Seto sudah tiba di Timika, Senin siang. Pesawat kemudian melakukan pencarian dengan menyirisi perairan Asmat kurang lebih 40,31 mil laut.

Operasi pencarian selama empat jam ini dipimpin Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, dan Komadan Lanal Timika Letkol (P) Yadi Mulyadi.

Hingga Senin sore, pencarian longboat belum membuahkan hasil. 

"Selama 4 jam pencarian belum membuahkan hasil," ujar Yadi. 

Sebelumnya, longboat berpenumpang 30 orang dilaporkan hilang kontak sejak Kamis (9/5), saat menempuh perjalanan dari Distrik Fayit tujuan Ibukota Asmat di Distrik Agats.

Jurubicara Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Muhamad mengatakan, awalnya pada Kamis lalu longboat tersebut bertolak dari Distrik Fayit tujuan Agats, pukul 15.00 WIT. 

Sedianya longboat itu akan tiba pukul 22.00 WIT. Namun, hingga waktu tersebut longboat tak kunjung tiba. 

"Laporan hilangnya longboat itu dilaporkan Maklon Bahakap yang merupakan keluarga korban," kata Muhamad dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/5) malam. 

Awalnya, dilaporkan longboat tersebut berpenumpang 5 orang. Namun, setelah dilakukan pencarian di hari pertama, pada Jumat (10/5), ternyata longboat tersebut berpenumpang 30 orang. (ipa/SP)

Kategori:
Bagikan