Longboat Berpenumpang 32 Orang yang Hilang Ditemukan Terdampar di Dobo

Selasa, 14 Mei 2019 12:58 WIT
32 penumpang longboat saat tiba di Pelabuhan SAR Timika, Selasa (14/5) (Foto: Dok SAR Timika)

TIMIKA | Longboat berpenumpang 32 orang yang dilaporkan hilang di perairan Asmat sejak Kamis (9/5), ditemukan terdampar di perairan Dobo, Kepulauan Aru, Maluku, Selasa (14/5) pagi.

Ke-32 penumpang diantaranya empat balita ditemukan dalam kondisi selamat, meski selama lima hari terombang ambing di lautan tanpa makanan.

Motoris longboat, Rambo Bokowi (20), mengatakan mereka diselamatkan Kapal Karya Bahari II yang sedang mencari ikan di sekitar perairan Dobo.

"Kami berusaha berteriak minta tolong dan empat orang berenang ke kapal itu," kata Rambo yang kini bersama penumpang lainnya telah berada di RSUD Mimika untuk mendapat perawatan medis. 

Awalnya longboat berkekuatan 40 PK membawa 32 orang penumpang berangkat dari Distrik Pantai Kasuari, Asmat, pada Rabu (8/5). Kemudian mereka singgah melakukan pengisian BBM di Distrik Fayit. 

Namun, pada sekitar pukul 22.00 WIT malam, longboat kehabisan BBM saat hendak memasuki muara Atjsi, berjarak sekitar 2 jam perjalan dari Agats. 

Longboat berwarna biru itu kemudian terbawa arus ke tengah laut dan terdampar hingga di Dobo, Kepulauan Aru. 

"Kita terdampar, tidak ada dayung. Kami terdampar sampai masuk di laut biru. Kemudian hari Kamis (9/5), saya cabut mesin lalu buang ke laut karena berat," kata Rambo.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Monce Brury mengatakan, pihaknya melakukan penjemputan dan proses pemindahan korban dari Kapal Bahari Nusantara II ke kapal Rescue Boat milik SAR Timika, Selasa pukul 08.00 WIT pagi.

"Kami sudah melakukan pendataan, awalnya yang dilaporkan 30 korban namun setelah didata menjadi 32 orang," kata Brury.

Seorang wanita hamil yang ikut dalam longboat tersebut kini sementara menjalani perawatan intensif di RSUD Mimika. 

Sebelumnya, Tim SAR gabungan terdiri dari Kantor SAR Timika, Pos SAR Agats, Dinsos Asmat, Pos TNI AL Agats, Dishub Asmat, crew helikopter TNI AU, dan keluarga korban kembali melakukan pencarian melakui jalur udara dan laut. 

Tim SAR gabungan sempat mengerahkan helikopter Super Puma milik TNI AU, pesawat Cassa milik TNI AL, RB 217 milik Kantor SAR Timika, RIB 400 PK, dua unit LCR, speed boat, dan longboat milik keluarga korban. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan