Korban Longboat Terdampar di Perairan Asmat Dirawat di RSUD Mimika

Selasa, 14 Mei 2019 13:52 WIT
Korban perahu terdampar saat dirawat di IRD RSUD Mimika. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | 32 penumpang longboat yang hilang di perairan Asmat sejak Kamis (9/5) saat ini tengah menjalani perawatan pemulihan kondisi kesehatan di RSUD Mimika pasca ditemukan terdampar di Dobo, Selasa (14/5) pagi.


Direktur RSUD Mimika, dr Evelyn SM Pasaribu mengatakan, sekitar pukul 11.00 WIT, pihaknya menerima 32 orang pasien, korban longboat yang terombang-ambing selama lima hari di lautan.


"Dari 32 pasien tersebut, satu orang ibu hamil, empat orang anak yang masih balita dengan rata-rata umurnya lima tahun. Sementara lainnya adalah orang dewasa," kata dr. Evelyn saat ditemui di RSUD Mimika, Selasa. 


Kata dia, secara umum kondisi mereka cukup lemah. Karena selama kurang lebih lima hari terombang-ambing di laut. Selama itu, mereka meminum air laut dan air hujan.


Sementara untuk satu orang ibu, karena kondisinya tengah hamil langsung mendapatkan perawatan intensif di IGD. 


"Saat ini masih dilakukan perawatan, dan kedepan beberapa sudah bisa pulang atau rawat jalan. Sementara untuk ibu dan anaknya akan menjalani rawat inap," tuturnya. 


Sebelumnya, Tim SAR gabungan terdiri dari Kantor SAR Timika, Pos SAR Agats, Dinsos Asmat, Pos TNI AL Agats, Dishub Asmat, crew helikopter TNI AU, dan keluarga korban kembali melakukan pencarian melakui jalur udara dan laut. 


Tim SAR gabungan sempat mengerahkan helikopter Super Puma milik TNI AU, pesawat Cassa milik TNI AL, RB 217 milik Kantor SAR Timika, RIB 400 PK, dua unit LCR, speed boat, dan longboat milik keluarga korban. (mkr/SP)

Kategori:
Bagikan