Jenazah Prajurit TNI Korban Penembakan KKSB Nduga Diterbangkan ke Aceh

Selasa, 14 Mei 2019 18:49 WIT
Pratu Kasnun semasa hidup (Foto: Facebook)

JAYAPURA | Jenazah Pratu Kasnun, anggota Yonif 321/GT sekaligus anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan yang gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, diterbangkan ke Aceh, Selasa (14/5).

"Jenazah prajurit TNI dierangkatkan dengan pesawat Garuda Indonesia via Timika – Jakarta, kemudian dilanjutkan ke Aceh Tengah untuk dimakamkan," kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi kepada Antara di Jayapura.

Kolonel Aidi mengatakan, Pratu Kasnun meninggal dunia akibat luka tembak di punggung kiri tembus di bagian bahu kiri depan, sesaat setelah terjadi kontak tembak dengan KKSB di lapangan terbang Mugi, Senin (14/5). 

Kontak tembak antara TNI dengan KKSB berawal saat patroli personel TNI sedang memantau pembangunan jembatan. Ketika berada di sekitar lapangan terbang, tiba-tiba terdengar tembakan dari arah ketinggian.

Baku tembak pun tidak dapat terelakkan sehingga anggota dari pos TNI Mugi langsung membantu dan melakukan pengejaran terhadap KKSB yang dipimpin Egianus Kogoya. 

Aidi mengakui, dari laporan yang diterima terungkap dalam kontak tembak ada anggota KKSB yang meninggal atau terluka, namun saat dilakukan pengecekan kembali pada Selasa (14/5), tidak ditemukan jenazahnya. 

"Kemungkinan jenazah anggota KKSB yang meninggal ada dua atau tiga orang," kata Kolonel Aidi.

Sebelumnya, Pratu Kasnun yang mengalami luka tembak serius di bagian punggung sempat dievakuasi menggunakan Helikopter Bell ke Timika untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, nyawa korban tak dapat diselamatkan dan dinyatakan telah meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIT, saat dalam perjalanan menuju RSMM Caritas Timika. (Antara/rum/SP)

Kategori:
Bagikan