Graduation SD Khatolik Santa Maria Digelar dengan Meriah

Rabu, 15 Mei 2019 11:12 WIT
Foto bersama para murid dan guru. (Foto: Yunita/SP)

TIMIKA | SD Khatolik Santa Maria menggelar syukuran dan penamatan 26 murid angkatan ke VIII tahun ajaran 2018-2019 di Hotel Grand Tembaga, Jalan Yos Sudarso, Selasa (14/5) dengan mengusung tema jalan menuju masa depan yang cerah. 

Acara penamatan berlangsung meriah. Para murid menampilkan tarian-tarian hingga menyanyikan lagu himne guru dan trimakasihku untuk para guru.

Pastor Maximilianus Dora yang hadir dalam graduation tersebut mengatakan, apapun yang diraih manusia semata-mata karena rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Jika bersyukur hanya karena kekuatan sendiri berarti orang bisa menjadi sombong dan angkuh karena dia merasa hebat. Tetapi jika kita bersyukur karena meyakini itu campur tangan Tuhan, maka manusia akan semakin merasa kecil dan tidak berarti di hadapan Tuhan,"katanya.

Dikatakan Pastor Maximilianus, semua orang tua patut bersyukur atas keberhasilan anak, karena apa yang diraih anak tidak hanya karena kehebatan orang tua dan guru, tetapi semata-mata karena kekuatan Allah. 

"Hai anak-anak keberhasilan hari ini engkau syukuri kepada Tuhan, maka saya yakin pada tahap selanjutnya dalam perjuangan hidupmu engkau akan lebih berhasil lagi dan lagi jika engkau bersyukur kepada Tuhan Allahmu," pesannya kepada para murid.

Ketua Yayasan Marselinus Alex Lesomar menyampikan pesan kepada orang tua agar mendampingi dan memotivasi anak-anak untuk belajar. 

"Jangan membanding-bandingan anak-anak dengan anak yang lainnya dan kenalkan kepada anak-anak yang dia sukai, kalau tidak cari lagi selagi itu positif" kata dia. 

Dan kepada anak didik dia berpesan agar mendengarkan nasehat orang tua masing-masing.

Mewakili Dinas Pendidikan, Andri Pationg menyampaikan kepada murid-murid agar rajin belajar dan gali potensi diri serta apa yang disukai. 

"Sekolah baik-baik karena keberhasilan berada di tangan kamu sendiri, orang tua hanya mengarahkan tetapi yang menentukan adalah adek-adek, anakku sekalian" kata dia. 

Dikatakan, tidak ada orang yang berhasil jika tidak diniatkan dari dalam dirinya sendiri dan terus berdoa, karena segala sesuatu itu harus  disandarkan kepada Tuhan dan hormati orang tuamu supaya diberkati Tuhan.

Dan kepada orang tua wajib mendukung anak-anaknya, memberikan pendidikan dengan mendoktrin hal-hal yang baik, terutama menjauhkan anak-anak dari pengaruh obat-obatan terlarang. 

"Terimakasih kepada bapak dan ibu guru yang telah mengarahkan dan mendidik anak-anak kita, juga kepada yayasan kami harap kerjasamanya kedepan dalam membangun pendidikan di kabupaten ini. Kalau bukan kita ya siapa lagi, jadi apapun tantangannya kita harus hadapi bersama-sama,"tuturnya.

Salah satu siswi Marsha Elisabeth Ba'tan menyampaikan pesannya kepada guru-guru bahwa tidak ada apapun didunia ini yang dapat  diberikan untuk membalas setiap jasa, lelah dan setiap semangat perjuanganmu dalam mendidik.

"Terima kasih sudah menjadi bagian terindah dalam hidup kami, sehingga kami menjadi generasi cerdik, berahlak dan berbakti,"katanya. (Cr-03/SP)

Kategori:
Bagikan