Satu Korban Perahu Terdampar Masih di RSUD Mimika

Rabu, 15 Mei 2019 20:38 WIT
Lucky Mahakena

TIMIKA | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) hingga saat ini masih melakukan perawatan terhadap satu korban perahu terdampar di perairan Dobo, Kepulauan Aru, yakni Larce Miryamam (40).


Kata dia, Larce mengalami luka pada kakinya yang kemungkinan terkena kayu. Serta ada riwayat penyakit lainnya. Untuk itu, dokter belum mengijinkan untuk pulang. 


"Ibu Larce masih di bangsal, kakinya terkena kayu sehingga masih memerlukan perawatan medis," kata Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena kepada seputarpapua.com, Rabu (15/5).


Sementara 31 orang lainnya sudah dipulangkan ke Asmat. Dimana setelah mendapatkan perawatan, langsung dipulangkan. Mereka menginap di Jalan Anggrek, sebelum diberangkatkan ke Kabupaten Asmat, Rabu


"Menurut informasi, tadi pagi 31 orang tersebut sudah diberangkatkan ke Asmat," terangnya.


Perlu diketahui, 32 penumpang longboat yang hilang di perairan Asmat sejak Kamis (9/5) dan ditemukan terdampar di Dobo, pada Selasa (14/5).


Sebelumnya, Tim SAR gabungan terdiri dari Kantor SAR Timika, Pos SAR Agats, Dinsos Asmat, Pos TNI AL Agats, Dishub Asmat, crew helikopter TNI AU, dan keluarga korban kembali melakukan pencarian melakui jalur udara dan laut. 


Tim SAR gabungan sempat mengerahkan helikopter Super Puma milik TNI AU, pesawat Cassa milik TNI AL, RB 217 milik Kantor SAR Timika, RIB 400 PK, dua unit LCR, speed boat, dan longboat milik keluarga korban.


Sementara motoris longboat, Rambo Bokowi (20), mengatakan mereka diselamatkan Kapal Bahari Nusantara II yang sedang mencari ikan di sekitar perairan Dobo.


"Kami berusaha berteriak minta tolong dan empat orang berenang ke kapal itu," kata Rambo. 


Kata dia, awalnya longboat berkekuatan 40 PK membawa 32 orang penumpang berangkat dari Distrik Pantai Kasuari, Asmat, pada Rabu (8/5). Kemudian mereka singgah melakukan pengisian BBM di Distrik Fayit. 


Namun, pada sekitar pukul 22.00 WIT malam, longboat kehabisan BBM saat hendak memasuki muara Atjsi, berjarak sekitar 2 jam perjalan dari Agats. 


Longboat berwarna biru itu kemudian terbawa arus ke tengah laut dan terdampar hingga di Dobo, Kepulauan Aru. 


"Kita terdampar, tidak ada dayung. Kami terdampar sampai masuk di laut biru. Kemudian hari Kamis (9/5), saya cabut mesin lalu buang ke laut karena berat," kata Rambo.


Setelah ditemukan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, langsung melakukan penjemputan dan proses pemindahan korban dari Kapal Bahari Nusantara II ke kapal Rescue Boat milik SAR Timika, Selasa pukul 08.00 WIT pagi. (mkr/SP)

Kategori:
Bagikan