Polres Mimika Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda dan Tokoh Agama

Sabtu, 18 Mei 2019 21:12 WIT
Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto saat menyampaikan arahan pada buka bersama di Mapolres Mimika. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Guna meningkatkan tali silaturahmi di bulan sudi Ramadan ini, Polres Mimika menggelar buka bersama Forkopimda dan tokoh agama. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al Amin Polres Mimika, Sabtu (18/5) dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto.


AKBP Agung mengatakan, kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi antara Polres Mimika, TNI, dan tokoh agama. Serta sebagai bentuk ucapan syukur, karena kita semua telah melaksanakan pesta demokrasi dengan aman dan damai. 


“Pada pleno ditingkat provinsi, Mimika dapat apresiasi. Dimana yang sebelumnya menjadi daerah rawan. Tapi di Pemilu 2019 ini, semua berjalan kondusif. Ini berkat kerjasama semua pihak untuk menciptakan kondisi tersebut,” kata Kapolres.


Kata dia, pelaksanaan pesta demokrasi pada 17 April 2019 lalu, merupakan suatu bentuk people power. Dimana, semua pihak terutama masyarakat berperan aktif untuk melaksanakan Pemilu, dan ikut berpartisipasi dalam menggunakan hak suaranya.


Dengan peran aktif semua pihak, pelaksanaan Pemilu di Mimika bisa tepat waktu. Dimana, KPU Mimika pada 16 Mei 2019 sudah melaksanakan pleno ditingkat provinsi. 


“Kita wajib berucap syukur, karena semua berjalan baik. Dan apabila dibandingkan dengan daerah lain, masih ada yang belum pleno ditingkat provinsi, seperti KPU Kota Jayapura,” katanya.


Karena itu, lanjut Kapolres, kondisi yang aman dan kondusif ini terus dijaga bersama-sama agar tetap damai. Dimana selaku aparat keamanan, pihaknya mengimbau untuk tidak terpengaruh dengan informasi yang belum tentu kebenarannya.


Lanjutnya, apabila ada pihak-pihak yang merasa kurang puas, maka untuk tidak melakukan mobilisasi massa. Lebih baik menyalurkan sesuai aturan, baik melalui Bawaslu, Sentra Gakkumdu, maupun Mahkamah Konstitusi (MK).


“Mari semua meningkatkan kewaspadaan, walaupun situasi aman terkendali. Dan  biasanya, dinamika terjadi disaat situasi aman. Karena pada saat konflik, semua lebih waspada. Oleh itu, kami imbau agar tidak terlena dan terus meningkatkan kewaspadaan di semua lini,” tuturnya.


“Apalagi pengumuman siapa yang maju, baik Presiden, DPR, dan DPD belum diumumkan. Karenanya, perlu menjaga kamtibmas di Mimika tetap kondusif. Dan yang paling berperan bukan hanya TNI-Polri, tapi semua pihak,” ujarnya. (mkr/SP)

Kategori:
Bagikan