Antisipasi Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran, Pelni Mimika Siapkan Tiket Non Seat

Selasa, 21 Mei 2019 03:21 WIT
Djunaidi Idrus

TIMIKA | PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero di Mimika, Papua, menyiapkan tiket non seat guna mengantisipasi lonjakan penumpang mudik hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, pada H-15. 

Hal ini dikatakan Kepala Cabang Pelni Mimika, Djunaidi Idrus saat ditemui seputarpapua.com di ruang kerjanya, Kantor Pelni, Jalan Kartini, Kota Timika, Senin (20/5).

"Kami menyiapkan tiket non seat bagi masyarakat yang belum memiliki tiket mudik lebaran," katanya.

Semula Pelni memberlakukan pengaturan penjualan tiket 1 orang 1 tempat tidur atau one man one seat di seluruh kapal.

Namun karena permintaan cukup tinggi, dan atas persetujuan Kementerian Perhubungan, maka Pelni dapat menjual tiket non seat. 

Penambahan penjualan tiket non seat tetap menjamin keamanan dan keselamatan konsumen.

"Yang dimaksud dengan tiket non seat adalah tiket yang tidak memiliki nomor kursi, jadi tidak berhak mendapatkan tempat tidur dengan tetap menjamin keamanan dan keselamatan konsumen," tuturnya. 

Djunaedi pun menyarankan kepada calon penumpang yang hendak mudik lebaran di kampung halamannya, agar sebaiknya membeli tiket jauh-jauh hari sebelumnya. 

"Itulah mengapa disarankan bagi para penumpang yang mau mudik agar memesan tiket sebelum kehabisan," ujarnya. 

Djunaedi mengaku, saat ini jumlah penumpang telah mengalami peningkatan 10 persen dibandingkan dengan tahun 2018 lalu. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat hingga H-15 lebaran. 

Meski demikian, lonjakan penumpang mudik lebaran tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan mudik saat hari raya Natal dan Tahun Baru. 

Peningkatan jumlah penumpang kapal laut juga akibat mahalnya harga tiket pesawat. Meski terjadi lonjakan penumpang, namun Pelni tidak menaikan harga tiket. 

Untuk tiket termurah tujuan Timika-Agast Rp103.000 untuk dewasa sedangkan bayi Rp16.000. Timika-Makassar Rp577.000 untuk dewasa dan bayi Rp69.000.

Sementara tiket termahal tujuan Timika-Nabire dengan kisaran Rp920.000 untuk dewasa dan bayi Rp98.000.

"Sebelum harga tiket pesawat naik jumlah penumpang biasa-biasa saja. Tetapi selama kenaikan harga tiket pesawat jumlah penumpang Pelni khususnya di Timika mengalami pelonjakan, seperti pada jalur Makassar dan Surabaya," katanya.

Djunaidi menambahkan, lebaran tahun ini Pelni tidak menambah armada kapal. Ada tiga kapal yang disiapkan untuk melayani masyarakat Mimika saat ini, yakni KM Tatamailau, KM Sirimau, dan KM Lauser. 

Di atas kapal tersebut, juga ada petugas kesehatan yang disiapkan guna mengantisipasi bila ada penumpang yang sakit selama pelayaran. 

"Tidak ada penambahan armada kapal sama seperti lebaran-lebaran tahun lalu," sahutnya. 

"Selain itu hal yang perlu diketahui oleh masyarakat bahwa, selama pelayaran berjalan ada petugas kesehatan yang standby di atas kapal guna untuk mengatasi jika ada keluhan-keluhan atau yang sakit supaya dapat ditangani dengan cepat," tambahnya mengakhiri. (CR-03/SP)

Kategori:
Bagikan