Dinakertrans Mimika Minta Perusahaan Bayar THR Satu Minggu Jelang Lebaran

Selasa, 21 Mei 2019 18:09 WIT
Ronny Marjen

TIMIKA | Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mimika, Papua, Ronny Marjen meminta perusahaan membayar Tunjangan Hari Raya (THR) satu minggu jelang Lebaran. 


Hal ini dijelaskan Ronny Marjen saat ditemui di kediaman Bupati Mimika, jalur 1, Kelurahan Timika Jaya (SP 2), Selasa (21/5). 


"THR wajib dibayarkan kepada karyawan paling lambat satu minggu menjelang hari raya," tuturnya. 


Menurut dia, hal ini sesuai dengan Peraturan Permenaker No 06 tahun 2016 tentang THR keagamaan bagi pekerja/buruh.


"Kementrian tenaga kerja juga telah membuka posko pengaduan, untuk perusahan-perusahan yang tidak membayarkan," jelasnya. 


"Jadi kami sangat menganjurkan dan menyarankan kewajiban perusahaan untuk memberikan THR kususnya para pekerja, para buruh sesuai dengan ketentuan peranturan dan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia," imbuh Ronny. 


Ia juga menjelaskan bahwa, untuk besaran THR Pegawai Negeri Sipil (PNS)  itu diatur dalam Perpres. Sekali gaji pokok tanpa pajak sehingga diterima bersih tanpa pemotongan apapun. 


Sementara untuk pegawai swasta itu diatur perusahaan masing-masing, seperti pada perjanjian hak dan kewajiban saat diterima kerja. 


"Jika ada yang melanggar pasal-pasal itu pekerja wajib lapor kepada Disnakertrans, yang di Kabupaten Mimika bisa langsung melaporkan hal itu kepada kami," jelasnya. 


Ronny menegaskan akan memproses pengusaha-pengusaha yang tidak tertib administrasi dalam membayar hak dan kewajiban para pekerja. Karena yang dilindungi Disnakertrans adalah hak dan kewajiban. (Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan