Verifikasi Berkas CPNS Capai 90 Persen

Rabu, 22 Mei 2019 16:15 WIT
Paskalis Kirwelakubun

TIMIKA | Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Mimika, Papua, Paskalis Kirwelakubun, mengatakan, proses verifikasi berkas CPNS telah mencapai 90 persen. 


"Berkas yang telah masuk di BKSDM sudah kami ferivikasi sejauh ini sudah 90 persen," kata Paskalis saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Poros SP V, Senin (22/5).


Dalam proses pendaftaran ini terdapat dua metode, ada yang mengirimkan berkasnya melalui Kantor Pos, ada juga yang langsung daftar pada SSCN, sehingga berkas fisiknya itu tidak lagi di kirim melalui kantor pos. 


"Calon peserta CPNS yang langsung mendaftar pada SSCN itu sebanyak 4.736. Sedangkan yang mengirim berkas fisiknya melalui kantor pos itu ada sebanyak 4.353. Jadi secara keseluruhan selisih 353 yang tidak ada berkas fisiknya di BKD. Melainkan terdaftar secara online," jelasnya. 


"Tetapi tidak semua berkas fisik yang masuk itu semua lolos pemberkasan, nanti kita lihat lagi karena jangan sampai ada yang lewat batas usia, dan juga tidak ada formasi, serta mungkin juga bukan kategori Lahir Besar Papua (Labepa)," imbuhnya. 


Sementara untuk masalah formasi yang kosong tidak ada pelamarnya, menurut Paskalis itu akan dialihkan. 


"Jadi seandainya ada formasi yang kosong kita akan mencoba meminta untuk dialihkan, tentunya nanti kita akan menyurati kepada bagian Kemenpan," tuturnya. 


Dijelaskan lebih jauh, jika tidak ada pelamar di satu formasi maka akan dialihkan kepada formasi yang pelamarnya banyak. 


"Contohnya pada pelamar formasi guru jurusan matematika banyak, sementara yang dibutuhkan sedikit itu nanti kita alihkan kepada formasi guru jurusan lain. seperti pada formasi jurusan Biologi agar nantinya kita tidak rugi formasi," jelasnya. 


Sementara itu untuk masalah pelamar yang harus Lahir Besar Papua (Labepa), jika dalam formasi tidak ada pelamar Labepa, melainkan pelamar pendatang yang bukan lahir ataupun besar di Papua, menurut Paskalis itu juga akan dialihkan. 


"Jadi nanti itu akan kita jadikan sebagai Deposit begitu, untuk nanti formasi di tahun 2019 karena kan kita prioritaskan yang Labepa dulu," ungkapnya. 


Sementara untuk jumlah berkas fisik yang tidak memenuhi syarat, Paskalis belum bisa menyebutkan jumlahnya karena proses seleksi masih sementara berjalan, sehingga nanti pada tanggal 10 Juni baru akan diumumkan. 


"Jadi nanti untuk yang lulus pemberkasan ataupun yang tidak lolos pemberkasan itu akan ada alasannya masing-masing kenapa sampai tidak lulus," jelasnya (Cr-2 SP)

Kategori:
Bagikan