Jelang Lebaran Harga Cabai Rawit di Timika Makin 'Meroket'

Jumat, 24 Mei 2019 15:23 WIT
Cabai rawit merah yang dijual pedang di Pasar Sentral Timika

TIMIKA | Sejumlah harga kebutuhan bahan pokok  menjelang Lebaran di Pasar Sentral Kota Timika terus merangkak naik. Di antaranya harga cabai rawit merah yang kini mencapai Rp120 ribu/ kilogram. 

Harga cabai rawit ini sebelumnya dijual seharga Rp60 ribu/ kilogramnya. Namun, dalam empat hari terkahir ini sudah naik hingga 100 persen. 

Melonjaknya harga cabai rawit ini dikarenakan stok  dari agen maupun dari petani lokal berkurang. 

Salah satu pedagang Pasar Sentral Ida mengatakan bahwa, naiknya harga cabai ini sudah terjadi dari empat hari yang lalu. 

"Semenjak empat hari yang lalu harga cabai ini mahal, karena kita beli dari agen juga mahal apalagi kalau belinya dari petani lokal, itu malah lebih mahal lagi," tutur Ida, Jumat (24/5).

Menurut Ida, perkilo cabai yang dibeli dari Agen seharga Rp85 ribu. Sementara dari petani lokal  Rp100 ribu perkilo. 

"Jadi kalau saya beli dari Agen itu biasa saya jual Rp100 ribu perkilo, tapi kalau dari petani lokal itu kadang saya jual Rp120 ribu perkilo karena mereka jual ke kami juga mahal," jelasnya.

Ida mengaku, mahalnya harga cabai dari petani lokol dipengaruhi akibat cuaca sehingga berdampak pada hasil panen. 

"Sementara untuk agen ini biasanya pasokan cabai maupun bahan sembako lainnya itu dari Bima dan Purbalinggo, tergantung dari kapal saja yang masuk," tambanya.

Sama halnya dengan pedagang lainnya Hery, Ia mengatakan bahwa harga cabai selama beberapa hari ini melonjak naik. 

"Saya membeli cabai dari agen itu perkilo nya Rp85 ribu, tapi itupun cabainya banyak yang busuk," ungkap Hery.

Sementara untuk harga tomat, bawang, sayur-sayuran dan lain-lain sudah terbilang normal. (Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan