Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Timika Gelar Buka Puasa Bersama

Jumat, 24 Mei 2019 22:36 WIT
Ustad Azzam Mujahid Izzulhaq, saat memberikan tausiah pada buka puasa bersama Stasiun Karantina Pertanian Timika. (Foto:Hadija/SP)

TIMIKA | Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Timika, Kabupaten Mimika, Papua gelar buka puasa bersama demi meningkatkan silaturahmi. 


Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Timika, Jalan Yos Sudarso Km 5 Jumat (24/3). 


"Buka puasa bersama ini semata-mata hanya untuk membangun tali silaturahmi  antara pimpinan dan pegawai, serta untuk membangun silahturahmi dengan instansi pemerintahan yang ada di Kabupaten Mimika," tutur Kepala Stasiun Karantina Timika, Tasrif dalam sambutannya. 


Dalam buka puasa bersama tersebut diisi tausiah oleh Ustad Azzam Mujahid Izzulhaq, yang dalam ceramahnya menjelaskan tentang keutamaan berbuat kebaikan di hari Jumat.


"Bagi umat muslim hari Jumat merupakan hari yang istimewah, dimana pada hari jumat setiap amalan kebaikan yang kita lakukan akan lebih mustajab karena di hari itu Allah membuka pintu rahmatNya," jelas ustad Azzam. 


"Semoga dengan adanya buka puasa bersama yang digelar Stasiun Karantina Pertanian Timika hari ini senantiasa diridhoi oleh Allah SWT dan selalu memperat ukhuwah islamiah kita semua," pungkasnya. 


"Saling menjaga hubungan silaturahmi antar sesama, dan jangan jadikan perbedaan yang ada menjadi penghalang untuk menjalin silaturahmi, mari kita semua berpatokan pada bhineka tunggal ika, menghilangkan segala perbedaan yang ada," tambahnya lagi. 


Ustad Azzam juga mengatakan, dalam mustajabnya doa seseorang menjadi lebih cepat dikabulkan oleh Allah SWT, tidak terlepas dari bagaimana dia menjaga kewajibannya sebagai hamba Allah dengan selalu menjaga sholat lima waktunya dan mengindari setiap laranganNya. 


Untuk itu, Ustad Azzam mengajak untuk selalu menjaga Hablumminallah maupun  Hablumminannas. 


"Dimana Hablumminallah adalah hubungan kita dengan Allah SWT, sedangkan Hablumminannas adalah hubungan kita sesama manusia agar tetap terjaga dengan baik," tambahnya. 


Doa bukan saja kalimat yang terlintas dari ucapan, karena bisa jadi kata hati dan pemikiran kita juga bisa menjadi sebuah doa untuk diri kita sendiri. 


"Seperti bagaimana cara kita mendidik anak dirumah, cara menegurnya jika ia berbuat salah haruslah dengan kata-kata yang baik sehingga itupun menjadi doa yang baik untuk anak-anak kita kelak," imbuh ustadz Azzam. 


"Dan Allah akan mengabulkan apapun yang hambanya minta, maka dari itu mintalah sebanyak-banyaknya apa yang ingin dipanjatkan, karena Allah SWT maha Memberi," tutupnya. (Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan