Anggota TNI Tewas Diamuk Massa Saat Melerai Perkelahian di Jayapura

Sabtu, 25 Mei 2019 11:18 WIT
Kelompok massa membakar lapak jualan pinang, kendaraan, hingga bangunan pangkalan taksi. (Foto: Dok Pendam Cenderawasih)

JAYAPURA | Seorang aggota TNI, Serda Herman Tabuni, meninggal dunia setelah diamuk massa saat melerai perkelahian antarkelompok warga di terminal Expo, Jalan Sentani - Abe Waena, Distrik Heran, Kota Jayapura, Jumat (24/5) malam.


Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, peristiwa berawal dari aksi sekelompok pemuda yang melakukan pemalakan terhadap para sopir taksi di terminal Expo Waena, Jayapura.


"Aksi para pemuda tersebut mengakibatkan percekcokan hingga berujung perkelahian antarkelompok," kata Kolonel Aidi, Sabtu (25/5) dini hari.


Tidak sampai di situ. Keributan antara kelompok sopir taksi/angkutan umum dengan para pemuda asal pegunungan, berimbas pada aksi pembakaran sejumlah bangunan dan kendaraan yang terparkir di sekitar terminal.


Saat kejadian itulah, Serda Herman Tabuni yang sedang berada di lokasi kejadian berusaha mengatasi keributan. Namun, ketika melerai kedua kelompok, Serda Herman justru menjadi sasaran amukan massa. 


"Korban mengalami beberapa luka tusuk senjata tajam dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Dian Harapan Waena untuk mendapatkan pertolongan," ujar Aidi. 


Akibat luka bacok cukup serius yang dialami, nyawa Serda Herman tak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 22.00 WIT.


Aidi menambahkan, lokasi kejadian kini telah diamankan personel dari Polres Kota Jayapura. 


Selain korban meninggal dunia, perkelahian antarkelompok tersebut menimbulkan kerugian materil, meliputi 3 unit taksi jenis Star Wagon Nopol DS 7028 AF, DS 7574 AB dan DS 7502 JK habis terbakar.


Kemudian 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z bernopol DS 3962 AM hangus terbakar, beberapa lapak jualan pinang, serta sebagian bangunan pangkalan taksi jurusan Waena-Abepura dan jurusan Waena-Sentani ludes terbakar. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan