Sekolah Yapis Ranting Distrik Miru Lepas 128 Peserta Didik

Senin, 27 Mei 2019 19:51 WIT
Ratusan peserta didik Yapis Ranting Distrik Mimika Baru saat mengikuti pelepasan yang dilaksanakan di Kompleks Yapis Ranting Distrik Mimika Baru, Kelurahan Timika Jaya, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua. (Foto:Muji/SP)

TIMIKA | Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) Ranting Distrik Mimika Baru (Miru) yang menanungi TK, SD, dan SMP Yapis II Baiturahman Timika, Papua, Senin (27/5) melepas 128 peserta didik yang telah lulus di semua tingkatan pendidikan. 


Pelepasan yang dilaksanakan di kompleks Yapis II Baiturahman dipimpin langsung oleh Ketua Yapis Ranting Distrik Miru, Rumadi. Dihadiri oleh Ketua Yapis di Tanah Papua Cabang Mimika, M Sa'ad Lausiri.


Pelepasan peserta didik,m dirangkai dengan buka puasa bersama dan penyerahan santunan kepada beberapa siswa.


Ketua Yayasan Yapis Ranting Distrik Miru, Rumadi mengatakan, kepada anak-anak yang sudah lulus harus mempersiapkan diri untuk mengejar mimpi. Dan itu bisa dilakukan dengan giat belajar.


"Sementara kepada orang tua murid, untuk mendaftarkan anaknya yang TK ke SD Yapis. Begitu juga dengan yang mau ke SD untuk memasukkan ke SMP," katanya.


Kata dia, untuk SMP, pihaknya telah memiliki laboratorium komputer sendiri. Sehingga sudah bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).


"Untuk pelaksanaan UNBK nanti, kita sudah tidak perlu lagi menumpang di sekolah lain, karena sudah punya laboratorium komputer sendiri," ujarnya.


Sementara Ketua Yapis Cabang Mimika, M Sa'ad Lausiri mengatakan, setiap tahunnya Yapis Timika, baik cabang maupun ranting meluluskan 450-an siswa. Lanjut dia, setiap tahunnya sekolah Yapis disemua satuan pendidikan memperlihatkan prestasi yang membanggakan.


Kata dia, hal ini menunjukkan bahwa Yapis memiliki kualitas yang baik dalam melaksanakan pendidikan di Mimika.


"Pendidikan di Yapis lebih menekankan keilmuan yang disertai dengan akhlak. Ini karena, ilmu tidak disertai akhlak yang baik hasilnya akan jelek, begitu juga sebaliknya. Sehingga yang diajarkan Yapis adalah pelajaran dunia dan akhirat," ujar Lausiri.


Ia menambahkan, kedepan kalau jumlah siswa SMP bisa mencapai 50 siswa dalam satu kelas, maka akan dibuka tingkat sekolah menengah ke atas, baik itu SMA maupun SMK.


"Ini semua dilakukan, agar kedepannya Yapis Timika bisa lebih maju dan berkembang," tuturnya.(mkr/SP)

Kategori:
Bagikan