Pertamina Maluku-Papua Prediksi Konsumsi LPG Turun 10 Persen

Selasa, 28 Mei 2019 21:29 WIT
Brasto Galih Nugroho (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua secara khusus memantau penyaluran BBM dan gas LPG selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1440 H / 2019. 

Unit Manager Communication & CSR PT. Pertamina MOR VIII Maluku-Papua, Brasto Galih Nugroho, mengatakan kebutuhan BBM di wilayah MOR VIII meliputi Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat diprediksi mengalami sedikit perubahan selama libur hari raya Idul Fitri. 

Brasto menerangkan, penyaluran produk gasolin (Premium, Pertalite, Pertamax) di 4 provinsi itu diprediksi mengalami kenaikan 1,8 persen, sedangkan gasoil (Solar dan Dexlite) diprediksi mengalami penurunan 20 persen.

"Sebab, gasoil ini merupakan BBM industri, sementara industri banyak libur di masa lebaran ini," kata Brasto saat menggelar buka puasa bersama awak media di Timika, Selasa (28/5).

Kemudian, lanjut Brasto, kebutuhan avtur untuk bahan bakar pesawat diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 3 persen, selama mudik-balik Lebaran ke wilayah Maluku-Papua maupun sebaliknya. 

Sementara konsumsi LPG diprediksi mengalami penurunan sekitar 10 persen, mengingat aktivitas masak-memasak oleh masyarakat menurun seiring mudik Lebaran.   

"Selain kegiatan masak-mesak menurun karena banyak warga yang mudik, rumah makan juga sebagain akan tutup saat Lebaran," kata Brasto. 

Sementara itu, Brasto memastikan pasokan BBM di Jober Pomako Timika masih aman. Hingga Selasa, stok BBM jenis premium tersedia 861 KL, minyak tanah 320 KL, bio solar 1.836 KL, pertamax 1.011 KL, dan avtur 1.649 KL.

"Jadi stok dalam kondisi sangat baik, pasokan kita prediksikan aman selama Idul Fitri nanti," kata Brasto. 

Pada Selasa juga telah bersandar Kapal Borneo Perkasa yang mengangkut avtur, biosolar dan pertamax di Jober Pomako Timika. Dalam waktu dekat hingga 1 Juni, akan kembali bersandar 3 kapal di Timika membawa premium dan biosolar.

Satgas Rafi Pantau Stok BBM

PT. Pertamina MOR VIII Maluku-Papua sebelumnya telah membentuk satuan tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) untuk menjamin kecukupan BBM dan gas LPG selama Ramadan - Idul Fitri.

Brasto Galih Nugroho mengatakan, sebanyak 48 personil Satgas dan 547 personil operasional disiapkan berjaga secara bergantian. Mereka akan bertugas sejak H-15 hingga H+15 hari raya atau dari 21 Mei s/d 20 Juni 2019.

Tim Satgas tersebar di Kantor Unit Jayapura, 20 Terminal BBM dan 1 Jobber di Timika, serta 11 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di seluruh wilayah operasional MOR VIII Maluku - Papua.

"Satgas itu, ada yang memonitor stok dan ada yang memonitor penyaluran setiap harinya di tingkat region maupun di masing-masing lokasi," kata Brasto. 

Di samping itu, tim manajemen pemasaran Pertamina Maluku-Papua juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan stok BBM di seluruh daerah. 

Brasto begitu tiba di Timika, langsung mengecek ketersediaan Avtur di DPPU Bandara Mozes Kilangin Timika, kemudian menuju ke Jober Pomako Timika.

"Dari tim manajemen marketing ada yang ke Namlea, Manokwari, Sorong, termasuk ke Timika," ujarnya. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan