7 Pelajar Anak Asli Papua Masuk 3 Universitas Terbaik di Amerika

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Tujuh pelajar yang dinyatakan masuk 3 Universitas terbaik di Amerika
Tujuh pelajar yang dinyatakan masuk 3 Universitas terbaik di Amerika

JAYAPURA | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua tahun ini kembali mengirimkan pelajar terbaiknya ke berbagai universitas di Amerika, Eropa, Australia dan Asia.

Awal Januari 2021, 7 pelajar Orang Asli Papua (OAP) diberangkatkan ke Amerika Serikat. Mereka diterima di tiga universitas terbaik di negeri Paman Sam itu, yakni Michigan State University, Western Michigan University dan Louisiana State University .

“Tujuh putra-putri asli Papua itu selama ini dibina dan didampingi oleh kami. Nilai mereka sangat baik dan siap menjalani pendidikan di Amerika,” ungkap Direktur Akademi Jakarta International College (JIC), Fransica Laij, disela-sela Pelatihan Manajemen Beasiswa bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Papua, di Hotel Morissey, Jakarta seperti dilansir dari Papua.go.id, Minggu (7/6/2021).

Ketujuh pelajar tersebut antara lain,, Jessica Rumfaker, Michael Saroge, Paleria Waibusi, Raffaela Wanimbo, Ronaldo Krey, Steve Fonataba dan Yulandia Jufuway. Mereka diterima di ketiga universitas karena memiliki nilai akademik yang tinggi dan kemampuan berbahasa inggris, mental yang baik.

“Anak-anak kita ini diterima di ketiga universitas terbaik Amerika dengan potensi-potensi yang luar biasa. Kami sangat bangga karena bidang studi yang mereka ambil sangat bermanfaat bagi Papua di masa depan. Salah satu dari mereka mengambil bidang studi khusus untuk petrolium engineering,”ujarnya bangga.

Dia memproyeksikan dimasa mendatang, Papua menjadi salah satu provinsi di tanah air yang bakal memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik. Hal itu latarbelakangi potensi putra-putri Papua dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat tinggi.

“Saya optimis, dimasa mendatang Papua miliki SDM yang mumpuni. Karena pendidikan dan pengembangan SDM menjadi prioritas. 10 sampai 20 tahun, anak-anak kita bakal menguasai Iptek. Saya yakin itu,”kata Fransica yang juga lulusan Amerika itu.

“Kita patut beri apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua karena meski di masa pandemi, program pendidikan dan pengembangan SDM tetap jalan. Gubernur dan Wakil Gubernur Papua luar biasa,”tandasnya.

Berita Terkait
Baca Juga