Lebaran, PLN Siagakan Petugas Pantau Tujuh Titik

Selasa, 28 Mei 2019 22:41 WIT
Keterangan Pers PLN menghadapi lebaran. (Foto:Hadijah/SP)

TIMIKA | Perusahan Listrik Negara (PLN), khsusnya Area Timika terus meningkatkan pelayanan kepada warga, salah satunya dengan mensiagakan petugas selama perayaan Idul Fitri 1440 H.

Manager UP3 PLN Area Timika Hotman Ambarita mengatakan, petugas yang disiagakan untuk melakukan survey dan memantau tujuh titik yang nantinya akan dijadikan tempat shalat Idul Fitri. 

Tujuh titik tersebut diantaranya, lapangan Timika Indah, Masjid Al-furqan Jalan Ahmad Yani, Masjid Agung Babussalam, Masjid Al-Fatah, Masjid Ar-Rahman, Masjid Al-Iklas dan Masjid Baiturrahim di Kuala Kencana. 

Selain itu juga PLN Timika menyediakan posko pelayanan teknik pada tiga tempat, yakni di kantor UP3 di Jalan Ahmad Yani, Kantor ULP Timika Kota di Jlan Hasanuddin dan Kantor ULP Timika jaya. 

"Bila ada hal-hal yang bersipat urgent, bisa langsung dilaporkan ke posko-posko terdekat. Sehingga secara teknis PLN Timika siap dalam menyikapi lebaran nanti,"katanya.

Hotman optimis, pada saat Idul Fitri nanti tidak ada pemadaman seperti sebelumnya, karena daya PLN saat ini mampu. Kalaupun ada, karena faktor alam.

"Untuk malam hari kita masih punya cadangan lima sampai enam mega, sementara untuk siang hari kita punya sembilan sampai sepuluh mega," tutur  Hotman Ambarita kepada media dan buka puasa bersama di Hotel Horison Ultima, Selasa (28/5) .

Untuk itu, ia meminta warga tidak khawatir dalam menyambut lebaran nanti. Sejak awal April PLN Timika sudah mulai stabil karena pembangkit listrik sudah handal, daya sudah mampu, 

"Mungkin untuk pemadaman yang kadang terjadi itu pemadaman terencana, seperti jika saat hujan pada malam hari, ada jaringan kita yang masih dekat dengan pohon bisa kena, tetapi itupun akan dievaluasi oleh pihak PLN," tambahnya

Pemadaman terencana itu dikatakan tetap ada karena ada banyak jaringan-jaringan yang perlu dirubah lagi. "Misalnya ada jaringan yang masih terpasang 70 mili, kita perlu naikkan dia ke 150 mili supaya lebih handal lagi," jelasnya

Menurut Hotman penyediaan cadangan yang ada sekarang masi bisa bertahan hingga awal tahun 2020 nanti. (Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan