PHBI Mimika akan Gelar Pawai Takbir Keliling Sambut Idul Fitri

Jumat, 31 Mei 2019 14:38 WIT
Ketua dan Sekretaris PHBI Mimika foto bersama Wakapolres Mimika, dan Kabag Ops Polres Mimika usai pertemuan membahas pawai takbir keliling 14140 H. (Foto: Ist/SP)

TIMIKA | Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mimika, Papua, berencana akan menggelar pawai takbir keliling Kota Timika sambut Idul Fitri 1440 H/ 2019 M. 

Terkait rencana tersebut, PHBI sudah melakukan koordinasi dengan Polres Mimika soal ijin dan dukungan pengamanan.

Adapun rencana rute yang akan dilalui dimulai dari Lapangan Timika Indah, depan Diana Supermarket, Jalan Cenderawasih, Jalan Yos Sudarso, Jalan Hasanuddin, Jalan Budi Utomo, dan kembali lagi ke Lapangan Timika Indah. 

Sementara untuk pesertanya terdiri dari Pemda Mimika, PHBI, Ormas Islam, (Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Kerukunan, Paguyuban, dan umat muslim lainnya.
 
Sekretaris PHBI Mimika Roni Irnawan mengatakan, rencana pawai takbir keliling menyambut Idul Fitri setelah mendengarkan masukan dan saran dari Ormas Islam, pengurus DKM, dan para Mubaligh.

 Untuk itu, pihaknya kemudian mengakomodirnya dengan berkoordinasi dengan Polres Mimika melalui pertemuan yang digelar pada Jumat (31/5) di Kantor Pelayanan Polres Mimika. 


“Kami telah koordinasi dengan kepolisian, yang ditemui oleh Wakapolres Mimika Kompol I Nyoman Punia dan Kabag Ops Polres Mimika, AKP Andyka Aer. Di pertemuan itu, membahas mengenai mekanisme pelaksanaan pawai takbir. Dan dari itu, kepolisian akan mengadakan apel gabungan dengan melibatkan FKUB dan organisasi lainnya,” kata Roni kepada seputarpapua.com, Jumat (31/5).

Kata dia, dalam pertemuan tersebut, kepolisian meminta agar PHBI mengimbau kepada umat muslim di Mimika yang akan mengikuti malam pawai takbir keliling untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua.

Apalagi, sepeda motor yang menggunakan knalpot racing. Karena bisa mengurangi esensi daripada pelaksanaan pawai takbir, menjelang perayaaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

“Imbauan ini untuk antisipasi, jangan sampai malam takbir keliling terganggu dengan adanya kendaraan roda dua, yang tidak tertib Lalulintas. Dan apabila ada pelanggaran, maka akan ada tindakan dari kepolisian,” tuturnya.

Ia menambahkan, imbauan menyangkut roda dua dan knalpot racing ini, sejalan dengan pernyataan dari Ketua MUI Mimika, Ustad Amin Ar.S.Ag yang dalam pertemuan di Gedung Serbaguna Babussalam, Kamis (30/5) kemarin mengatakan, agar mengakomodir umat muslim di Mimika, dalam merayakan kemenangan di Idul Fitri nanti.

Sekaligus, untuk menertibkan pelaksanaan pawai takbir yang dilakukan secara pribadi. 

"Lebih baik pawai takbir dilaksanakan, agar lebih tertib dan terkontrol dengan baik. Khususnya anak-anak muda yang ingin ikut pawai takbir," tuturnya.

Lanjutnya, kepada PHBI untuk lebih menekankan agar tidak menggunakan knalpot racing bagi kendaraan roda dua dan empat,  sehingga pelaksanaan pawai takbir bisa lebih khusyuk. 

"Diminta untuk knalpot racing tidak digunakan saat pawai takbir nanti. Karena bisa jadi suara knalpot lebih kencang dibandingkan suara takbir. Dan ini terlihat tidak akan baik," ungkapnya.(mkr/SP)

Kategori:
Bagikan