Upacara Hari Lahir Pancasila di Kantor SAR Timika Diwarnai Hujan Rintik

Sabtu, 01 Jun 2019 12:34 WIT
Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Lahirnya Pancasila di Kantor SAR Timika, Sabtu (1/6). (Foto: Ipa/SP)

TIMIKA | Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Papua, menggelar upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila, Sabtu (1/6/2019).

Meski diwarnai hujan rintik, namun upacara yang dipimpin Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Monce Brury, berlangsung dengan hikmat.

Upacara dilaksanakan di halaman kantor dengan peserta terdiri dari personel SAR, dan Dharwa Wanita Persatuan (DWP).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Monce Brury mengatakan, walaupun sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, namun diakui bahwa eksistensi ke Indonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila.

"Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan Bhinneka Tunggal Ika," kata Monce membacakan sambutan Plt Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Hariyono.

Peringatan hari kelahiran Pancasila bukan suatu yang terpisahkan dari momentum rumusan Piagam Jakarta oleh panitia kecil tanggal 22 Juni, dan pengesahan Pancasila dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh panitia persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945.

Sehingga, tiga peristiwa penting tersebut merupakan suatu kesatuan yang tidak terpisahkan. Untuk itu, diharapkan perbedaan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak diperlukan lagi.

"Yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus-menerus," pintanya. (Ipa/SP)

Kategori:
Bagikan