Umat Muslim Mimika: Terima Kasih Bapak Uskup dan Para Pastor

Selasa, 04 Jun 2019 23:50 WIT
Ust. Umar Habib

TIMIKA | Umat Muslim di Kabupaten Mimika, Papua, menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemimpin umat Katolik setempat atas ucapan selamat Idul Fitri 1440 H / 2019 M.

Adapun ucapan Idul Fitri atasnama Uskup Timika (Mgr. Jhon Philip Saklil, Pr), Pastor Paroki, Dewan Paroki, dan seluruh umat Katedral Tiga Raja terpampang pada spanduk besar di depan Gereja Katedral Tiga Raja, Timika.

Terima kasih lantas disampaikan Ketua Panitia Malam Takbir Umar Habib atasnama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mimika mewakili seluruh umat Islam setempat, dalam sambutan pelepasan pawai malam takbiran di Timika Indah, Selasa (4/6).

"Suatu ungkapan toleransi yang menyejukkan, mengeratkan persaudaraan, semoga kita semua warga Mimika dapat memelihara persaudaraan, sehingga Mimika semakin aman dan damai," kata Umar Habib.

Ia melanjutkan, pawai malam takbir diikuti Forkopimda, FKUB, relawan Baznas Tanggap Bencana, seluruh DKM di Mimika, serta masyarakat umum. Istimewanya,  Orang Muda Katolik (OMK) juga turut serta dalam kegiatan tersebut. 

"Terima kasih (kepada Orang Muda Katolik)," tutur Umar Habib yang juga Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mimika.

alt text

 

Umar Habib tak luput menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto dan Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L. Nainggolan yang telah melibatkan ratusan personilnya mengamankan pawai takbir. 

Pengamanan pawai malam takbir yang diikuti ratusan kendaraan dibackup penuh oleh TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, Senkom, Pramuka, Orari, Rafi, Karaka, KPK (Komunitas Pemuda Kei), dan Rossifumi. 

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan, malam takbir menyambut hari kemenangan bagi umat Islam ini, juga sangat istimewa dengan keterlibatan empat agama lain (Katolik, Kristen, Hindu dan Buddha) dalam kegiatan pengamanan hingga Salat Idul Fitri, Rabu (5/6) besok.

"Ini adalah potret kebersamaan yang sungguh harus kita lestarikan. Semuanya saling bersatu, bersaudara, tidak lagi kita melihat siapa diri kita, apa latar belakang kita," katanya.

Disamping itu, pawai malam takbir di Mimika tetap berlangsung meski di sejumlah daerah lain dihimbau agar sebaiknya ditiadakan atas beberapa alasan, termasuk masalah keamanan. 

"Tapi atas pertimbangan dari ketua PHBI dan para komandan satuan TNI-Polri saat rapat, mengambil kesimpulan, khusus di wilayah kabupaten Mimika kita tetap melakukan pawai takbir keliling," kata Marlianto. 

Sebanyak 495 personil gabungan di Mimika terlibat dalam pengamanan mulai pada pawai malam takbir hingga Salat Idul Fitri, meski semula diperkirakan hanya 250 personil. 

"Ini menunjukkan kepedulian dari TNI-Polri dan segenap anak bangsa, untuk mengawal kegiatan yang sungguh mulia ini," tutur Marlianto. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan