Tokoh Masyarakat Mimika Nerius Katagame Meninggal Dunia

Minggu, 09 Jun 2019 21:56 WIT
Nerius Katagame

TIMIKA | Tokoh Masyarakat Mimika, Papua, Nerius Katagame meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Caritas Timika, Minggu (9/6).

 

Direktur Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) masa bhakti 2016-2019 yang dilantik Dewan Adat Suku Amungme pada November 2016 tersebut, dikabarkan meninggal dunia karena diduga akibat serangan jatung. 

 

Kabar duka ini telah sampai ke telinga para sahabat Nerius, termasuk Prof. Dr. Hironimus Taime, MBA, Ketua Umum Ormas Dewan Amanah Masyarakat Adat Indonesia (DAMAI) yang juga pengamat sosial ekonomi Indonesia di Jakarta. 

 

“Selamat tidur panjang sahabatku Nerius Katagame, sampai pagi kebangkitan yang mulia, karya jasamu dikenang selalu, Tuhan menerima amal ibadahmu selama hidup. Dari sahabatmu Hironimus Taime di Jakarta,” tulis Hironimus. 

 

Hironimus mengatakan, dirinya datang di Kwamki Baru, Mimika, pada 29 Oktober 1985 dan tinggal bersama keluarga Alm. Yance Yoku. Ia bergaul dengan masyarakat Amungme setempat, membangun komunikasi dengan para tua-tua adat maupun anak muda, termasuk Nerius Katagame. 

 

“Saya katakan sahabat, karena sejak saya masih muda, sudah berteman sampai beliau menyelesaikan kuliah Hukum di Uncen Jayapura,” kenang Hironimus. 

 

Nerius Katagame, kata Hironimus, pernah menjabat Sekretaris Desa di Kwamki Lama (Kwamki Narama) dan dirinya ketika itu di Kantor Camat Mimika Timur di Mapurujaya. Mereka pun saling bekerjasama dalam semua urusan pemerintahan, pelayanan kemasyarakatan dan pembangunan di Mimika Timur maupun Kwamki Lama. 

 

“Beliau juga pernah menjabat Sekretaris Lemasa tahun 1996 dan mengalami situasi yang akhirnya melahirkan dana 1% PT. Freeport Indonesia yang saat ini dikelola LPMAK,” tuturnya. 

 

Ia mengenang Nerius sebagai seorang tokoh Amungme yang rendah hati dan tidak suka mencari popularitas sebagaimana umumnya sebagian orang. Selama bersahabat, Ia dengan almarhum selalu membicarakan masalah pekerjaan dan kedamaian di Bumi Amungsa, Mimika.

 

“Warga Suku Amungme yang saya kenal hatinya lembut dan terbuka menerima perubahan, mendukung kemajuan daerah,” kata dia. 

 

Selaku salah satu tokoh yang dituakan di kalangan masyarakat Suku Amungme, Nerius Katagame akhirnya kembali dikukuhkan oleh Dewan Adat Suku Amungme sebagai Direktur Lemasa masa bhakti 2016-2019 pada November 2016 di gedung Tongkonan, Timika. 

 

“Dalam pandangan saya, hemat saya, almarhum Nerius Katagame adalah sosok yang terbuka menyampaikan pendapat kepada pemerintah maupun siapa saja. Setiap pribadi yang pernah menjumpai almarhum pasti punya kenangan tersendiri,” katanya.

 

Selain Hironims, ungkapan duka cita juga datang dari Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto dan Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Pio. L Nainggolan. 

 

“Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bpk Nerius Katagame, semoga almarhum mendapat tempat yang mulia disisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” tulis Kapolres Marlianto. 

 

Nerius merupakan salah satu tokoh yang kerap menjadi rujukan media baik di daerah maupun nasional untuk dimintai pendapat dalam berbagai permasalahan dan dinamika social masyarakat Mimika. 

 

Tak asing ketika Nerius melontarkan kritikan-kritikan tajam terkait kebijakan pemerintah daerah, termasuk terhadap raksasa tambang PT Freeport Indonesia yang beroperasi di daerahnya. 

 

Saat ini jenazah Nerius disemayamkan di rumah duka di SP 2, Jalur 5, Kota Timika. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan