Polisi Sita 336 Miras Selundupan di Bandara Wamena

Selasa, 11 Jun 2019 23:16 WIT

WAMENA | Aparat Kepolisian Resor Jayawijaya, Provinsi Papua berhasil menyita sebanyak 336 botol minuman keras jenis vodka yang berhasil diselundupkan dari Bandara Sentani ke Bandara Wamena pada Senin, (10/6) sore.

 

Kapolsek KP3 Bandara Wamena Ipda Enceng Kurniadi di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa, mengatakan ratusan botol minuman keras itu dikemas dalam karton air mineral.

 

"Jumlah barang yang diamankan 14 karton. Dalam satu karton terdapat 24 botol sehingga jumlah keseluruhan adalah 336 botol," katanya.

 

Awalnya menurut dia, aparat kepolisian menerima informasi bahwa sedang diselundupkan minuman keras ke Wamena sehingga dilakukan monitoring di Bandara hingga penerbangan terakhir.

 

"Setelah diamankan barang itu, kami tunggu sampai pukul 17:30 WIT, tidak ada yang datang mengambil barang sehingga kami sita ke KP3," katanya.

 

Polisi menduga ada kerjasama antara penyelundup yang berada di Jayapura dengan yang berada di Jayawijaya, sebab pada hari yang sama, juga diamankan enam karton yang sama di Bandara Sentani di Jayapura.

 

"Ada informasi di Sentani sempat juga ada yang ditangkap, sehingga ini yang sempat lolos yang kita amankan. Yang lolos ke sini 14 karton. Jadi jumlah keseluruhan (diamankan di Sentani dan Jayawijaya) sekitar 20 karton," katanya.

 

Minuman yang diduga akan diperjualbelikan di Jayawijaya dan beberapa kabupaten pemekaran di wilayah pegunungan itu jika dirupiahkan mencapai Rp100 juta lebih, sebab satu botol minuman keras jenis vodka biasanya dijual dengan harga Rp300 ribu.

 

"Kami masih akan koordinasi dengan Polsek Sentani, karena katanya ditangkap juga di sana, bersamaan dengan pelaku, jadi kemungkinan pelakunya yang sama, yang memiliki barang yang kita amankan ini," katanya.

 

Jayawijaya merupakan daerah yang memiliki peraturan daerah tentang larangan peredaran, produksi minuman keras serta prostitusi.(Antara/SP)

Kategori:
Bagikan