Bupati Puncak Jaya Janji Bantu Mantan KKB yang Kembali ke NKRI

Selasa, 11 Jun 2019 23:22 WIT
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda didampingi Kapolres AKBP Ary Purwanto dan Dandim Letkol Inf Agus Sunaryo di Mulia, Selasa (10/6). (Foto: Antara)

JAYAPURA | Bupati Puncak Jaya, Papua, Yuni Wonda  berjanji membantu mantan anggota kelompok kriminal separatis bersenjata yang sudah menyatakan diri kembali ke NKRI.

 

Pemda Puja siap membantu mantan kksb memperoleh hidup yang layak ditengah-tengah masyarakat lainnya. "Bahkan kami akan berupaya untuk meminta jaminan terbebas dari hukuman  bagi mereka yang namanya masuk dalam daftar pencaharian orang (DPO) yang dikeluarkan kepolisian," kata Yuni seusai menerima pernyataan sikap dan penyerahan sepucuk senjata api jenis mosser dari Wiginus Gire alias Telengga Gire di Mulia, Selasa (11/6). 

 

Pernyataan sikap dan penyerahan senjata api jenis Mosser itu dilakukan disela-sela apel gabungan TNI-Polri dan ASN dilingkungan Pemda Puncak Jaya yang dihadiri Wakil Bupati Puja Denias Geley, Kapolres Puja AKBP Ary Purwanto, Dandim 1714/PJ Letkol Inf Agus Sunaryo, dan tokoh masyarakat serta tokoh agama.

 

Bupati Yuni mengakui, penyerahan diri Wiginus Gire yang merupakan mantan ajudan Goliat Tabuni itu dilakukan tanpa rekayasa seperti halnya yang beredar saat ini, termasuk senjata yang diserahkan memang benar-benar senpi yang dirampas saat kelompok itu melakukan aksinya menyerang Polsek Tolikara tahun 2014.

 

Wiginus juga mengajak tiga anggota nya yaitu Piningga Gire (25 th), Tekiles Tabuni (30 th) dan Perengga (27 th), dan meminta agar mereka diterima seperti halnya warga negara lainnya.

 

"Tidak ada rekayasa dalam penyerahan diri mereka karena mereka benar-benar ingin kembali ke pangkuan ibu pertiwi agar anak-anak mereka bisa bersekolah dengan baik seperti halnya anak-anak lainnya, serta kehidupan semakin membaik," kata Bupati Yuni.

 

Menurut dia, sebelumnya Pemda Puja juga sudah menerima dan memberdayakan mantan anggota KKSB yang kembali ke NKRI dengan menjadikan mereka anggota satpol PP.

 

Selain itu beberapa mantan anggota kksb juga ada yang disekolahkan dan diikutsertakan dalam sekolah perawat sehingga mereka menjadi tenaga medis.

 

Awalnya mereka tidak bersekolah namun setelah menyatakan diri kembali ke NKRI, Pemda Puja membantu dan memfasilitasi mantan kksb untuk mengikuti ujian paket A,B dan paket C yang dilaksanakan dinas pendidikan.

 

"Bagi anggota KKSB yang ingin menyerahkan diri Pemda Puja siap menerima dan membantu serta memfasilitasi mereka agar nantinya mempunyai kemampuan untuk bersama-sama masyarakat lainnya membangun daerah ini," kata Bupati Yuni Wonda. (Antara/SP)

Kategori:
Bagikan