Dinsos Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Jalan Cendrawasih Timika

Rabu, 12 Jun 2019 17:34 WIT
Dinas Sosial Kabupaten Mimika saat memberikan bantuan kepada salah satu korban kebakaran (Foto: Ist)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Cenderawasih Timika, tepatnya di depan Perumahan Pemkab Mimika. 

Bantuan berupa bahan pokok makanan seperti beras dan lainnya diserahkan pada Selasa (11/6) malam, atau beberapa jam pascamusibah kebakaran terjadi. 

"Kami hanya bisa memberikan bantuan itu saja yang kami punya, yang terpenting bisa untuk membantu mereka makan sehari dua hari depannya," tutur Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mimika Petrus Yumte kepada wartawan di Timika, Rabu (12/6).

Yumte akui, pihaknya tidak memiliki uang tunai untuk bantuan darurat. Sehingga, bantuan yang diberikan hanya berupa bahanan pokok makanan. 

Meski demikian, Yumte berharap untuk tidak menilai seberapa besar bantuan yang diberikan, tetapi paling tidak ada perhatian dari pemerintah untuk para korban.

"Kami Dinsos ini tidak ada dana untuk bantuan, hanya itu saja yang kami punya berupa bahan makanan itu," katanya.

"Para korban juga berterima kasih kepada pemerintah melalui Dinsos karena sudah ada perhatian kepada mereka," tambah Yumte.

Ditempat terpisah, Plt Sekda Mimika Marthen Paiding mengakui tidak ada dana khusus untuk korban kebakaran. 

"Setau saya selama ini tidak ada dari Pemkab untuk dana korban bencana," katanya.

Diberitakan sebelumnya, empat bangunan yang terbuat dari kayu di Jalan Cenderawasih Timika, Papua, terbakar, Selasa (11/6).

Bangunan ini tepat berada dipinggir jalan atau depan Perumahan Pemkab Mimika. 

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik ini menghanguskan bangunan yang terdiri dari sebuah kios dan gudang milik Haji Anwar, serta dua rumah tinggal yang dihuni Mahmudin dan Askar. 

Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.44 WIT. Api dengan cepat membakar bangunan karena terbuat dari kayu. 

Api dapat dipadamkan 30 menit kemudian setelah empat mobil pemadam kebakaran milik Pemda Mimika diterjunkan. 

Selain mengahuskan seluruh bangunan, kebakaran ini juga membakar satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z. 

Pascakebakaran, Unit Identifikasi Satuan Reskrim Polres Mimika kemudian melakukan olah TKP. 

Dari hasil olah TKP sementara, kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Hal ini dikatakan Paur Inafis Satuan Reskrim Polres Mimika Aipda Ramli, kepada wartawan. 

Meski demikian, pihaknya telah membawa serabut kabel sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. 

"Dugaan sementara akibat arus pendek, karena api berasal dari plafon rumah," kata Ramli usai olah TKP. 

Akibat kebakaran ini kerugian ditasfir mencapai Rp200 juta lebih. Sebab, selain menghanguskan seluruh bangunan, juga terdapat satu unit sepeda motor, genset, barang dagangan, dan barang elektronik lainnya yang ikut terbakar. 

"Untuk kerugian sekitar Rp200 juta lebih," ujarnya. (Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan