KPU Mimika Tunggu Proses Tiga Gugatan di MK

Rabu, 12 Jun 2019 18:40 WIT
Dedy N. Mamboay

TIMIKA | KPU Kabupaten Mimika, Papua masih menunggu proses penyelesaian tiga gugatan hasil Pemilu 2019 yang telah diajukan masing-masing pihak tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Komisioner KPU Mimika Divisi Teknis Dedy N. Mamboay, mengatakan telah menerima informasi tiga gugatan yang sementara diverifikasi di MK, masing-masing gugatan PKB untuk DPR RI, Golkar untuk DPR RI dan DPD.

"Untuk itu KPU Mimika masih menunggu hasil sengketa ini. Kami tunggu sampai registrasi itu semua telah selesai, lalu tunggu juknis dari KPU RI melalui KPU Provinsi untuk perolehan jumlah kursi dan caleg terpilih," kata Dedy di Timika, Rabu (12/6).

KPU Kabupaten Mimika, kata Dedy, masih akan menerbitkan dua Surat Keputusan (SK) apabila sengketa di MK selesai, yaitu SK Perolehan Kursi Partai Politik dan SK Calon Legislatif terpilih. 

"Hasil rekapitulasi tingkat kabupaten kemarin belum final, sebab kami masih menunggu proses gugatan selesai hingga dua SK tersebut diterbtikan," ujarnya. 

Ia menerangkan, apabila gugatan selesai diverifikasi oleh MK lalu dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk disidangkan, maka tahapan penetapan secara otomatis akan dilakukan. 

Namun, apabila gugatan tersebut diterima oleh MK, maka KPU Mimika harus menunggu sampai proses persidangan selesai. Kemudian hasil dari proses sengketa tersebut ditetapkan sesuai petunjuk teknis KPU RI.

"Deadline proses sengketa ini sampai Oktober sesuai PKPU 10 tentang jadwal, tahapan dan program. Penyelesaian sengketa dimulai dari gugatan Pemilu Presiden, DPR, DPD, hingga DPRD kabupaten/kota," katanya. 

Ia berharap penyelenggara pemilu tingkat PPD segera menyerahkan seluruh data yang berkaitan bukti-bukti hasil pemilu  berjenjang dari KPPS. Terutama di PPD Mimika Baru yang hingga kini belum menyerahkan berita acara perubahan hasil rekapitulasi. 

“Kami tidak akan mungkin merubah apapun, jangan khawatir sehingga data itu kemudian tidak diserahkan. Tidak perlu saya harus telepon Kapolres atau Kapolda untuk cari-cari agar serahkan ini," tandas Dedy. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan