Dinas Koperasi Siapkan Wadah Pemasaran Bagi UKM di Mimika

Jumat, 14 Jun 2019 15:02 WIT

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, melalui Dinas Koperasi, UMKM dan Ekonomi Kreatif akan menyiapkan tempat bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat memasarkan prodak-prodak rumahan.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Ekonomi Kreatif, Ida Wahyuni mengemukakan bahwa, pembangunan kantor yang sedang dalam tahap penyelesaian di SP 3, nantinya akan di multifungsikan.

Dimana, kantor berlantai dua ini akan ada showroom atau tempat untuk memasarkan hasil produk dari para UKM.

"Lantai  dua akan di fungsikan sebagai kantor dan lantai bawah akan digunakan sebagian kantor. Dan sebagiannya lagi menjadi showroom Koperasi. Showroom itulah yang akan kita pakai untuk menampung semua prodak-prodak UKM, termasuk noken dan jenis makanan-makanan," kata Ida di Timika, Kamis (13/6).

Kata dia, Koperasi akan menjadi perantara antara penjual dan pembeli. Sehingga semua prodak-prodak yang dibuat oleh mama-mama nantinya akan di pajang di showroom, seperti kuliner dan noken. 

Nantinya juga akan dibuatkan katalog untuk noken, dan sampel untuk produk kuliner. 

"Jadi mama-mama hanya duduk di rumah merajut noken dan nanti kami selaku Koperasi yang akan menjemput barang. Kemudian menawarkannya kepada pembeli. Jadi tidak ada lagi mama-mama yang berjualan dipinggir jalan memajang noken-noken mereka," jelasnya.

Terkait untuk produk kuliner, Ida menyarankan kepada semua pelaku UKM mengurus izin. Baik izin usaha mikro, ijin usaha pangan industri rumah tangga, dan izin halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta segala izin lainnya. 

Sebab, tahun 2019 merupakan tahun produksi sehingga semuanya harus rampung mulai dari kemasan, lebel, sertivikasi, legalitas, dan standarnisasi demi mendukung perencanaan tahun 2020.

Dikarenakan, tahun 2020 merupakan tahun pemasaran. Dimana, Mimika akan menjadi tuan rumah event nasional seperti Pesparawi dan PON XX. 

"Ajang PON XX dan Pesparawi akan betul-betul dimanfaatkan untuk dapat memasarkan prodak-prodak unggulan khas Mimika, namun yang menjadi masalah adalah ikon atau ciri khas Mimika saat ini sangat minim," pungkas Ida. (Cr-03/SP)

Kategori:
Bagikan