Diberondong Tembakan, Petugas Pemilu di Mimika Akan Diberi Penghargaan

Senin, 17 Jun 2019 19:19 WIT
AKBP Agung Marlianto. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Para pihak yang terlibat dalam pengamanan dan penyelamatan petugas Pemilu 2019 yang diberondong tembakan di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, akan mendapat penghargaan.

Penghargaan diberikaan sebagai bentuk apresiasi kepada petugas keamanan dan penyelenggara pemilu, setelah berhasil melaksanakan tugas di tengah teror penembakan pada 18 April 2019 lalu.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto di Kuala Kencana, Timika, Senin (17/6), mengatakan penghargaan rencananya akan diberikan pada momentum upacara HUT Bhayangkara Polri ke-73 yang jatuh setiap 1 Juli. 

"Kita akan memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang membantu evakuasi petugas penyelenggara pemilu maupun aparat keamanan saat teror penembakan di Alama," kata Marlianto.

Ketika itu, sebanyak 23 orang termasuk pasukan TNI/Polri pengamanan logistik pemilu, beserta petugas KPPS, PPD, dan pengawas pemilu distrik/kecamatan terpaksa dievakuasi saat terjadi penembakan.

"Mereka berhasil dievakuasi menggunakan helikopter, dan semuanya selamat, berikut hasil pemilu di tingkat distrik/kecamatan tersebut bisa diamankan," kata Marlianto.

Evakuasi petugas keamanan dan para penyelenggara pemilu dilakukan dengan mengerahkan satu unit helikopter milik Penerbangan TNI AD (Penerbad), yang juga sempat menjadi sasaran penembakan. 

"Kita juga akan berikan apresiasi kepada Dandim 1710 Mimika, Danlanud Yohanis Kapiyau Timika, yang telah mengerahkan personil dan fasilitas helikopter untuk  melakukan evakuasi," kata dia. 

Sementara untuk anggota Polri, kata Marlianto, akan diusulkan mendapat reward salah satunya dengan pengajuan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) ke Mabes Polri melalui Polda Papua.

"Kami masih rapatkan, ada dewan kebijakan oleh Wakapolres, selanjutnya akan dilaporkan siapa saja yang paling berhak mendapat penghargaan tersebut," katanya.

Ia mengatakan sudah ada sinyal positif dari Wakapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki. Polres diberi peluang untuk diberikan reward kepada anggotanya yang berdedikasi dalam pengamanan pemilu 2019.

"Kita berharap Polres Mimika salah satu yang mendapat penghargaan. Untuk pihak lain juga, penyelenggara pemilu dan semua yang terlibat akan diberikan penghargaan," katanya. 

Menurut Marlianto, sangat pantas bagi mereka yang mempertaruhkan nyawanya demi mengawal dan menyelenggarakan pemilu, sehingga rakyat di pelosok dapat menyalurkan haknya dalam berdemokrasi. 

"Karena memang ancaman itu nyata, ada kontak senjata dengan KKB (kelompok kriminal bersenjata) dengan petugas keamanan yang ada di sana waktu itu," jelasnya. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan