Papua Harap Kuota 90 Praja IPDN Khusus OAP

Selasa, 18 Jun 2019 00:13 WIT
Elysa Auri

JAYAPURA | Pemerintah Provinsi Papua mengharapkan kuota 90 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pembagian wilayahnya dapat dipenuhi khususnya untuk Orang Asli Bumi Cenderawasih (OAP).

Asisten Bidang Umum Setda Provinsi Papua Elysa Auri, di Jayapura, Senin (17/6), mengatakan pihaknya sudah meminta kepada pemerintah pusat agar memberikan formasi atau jatah untuk Bumi Cenderawasih yakni 80 banding 20 di mana 80 persen orang asli setempat dan 20 persen penduduk luar.

"Orang Papua mempunyai hak untuk diikutkan dalam 80 persen itu untuk seluruh Bumi Cenderawasih, di mana diharapkan masing-masing pemerintah kabupaten/kota mempunyai partisipasi untuk mengisi formasi ini," katanya.

Menurut Elysa, hal ini untuk menghindari agar jangan sampai ada yang tidak mengisi formasi ini di kabupaten dan kota, pasalnya jika formasi 80 persen ini tidak diisi oleh orang asli Papua sendiri, maka tidak bisa mengulang lagi dan formasinya akan dikembalikan kepada pusat.

"Seleksi IPDN ini menggunakan sistem daring sehingga kami mengharapkan partisipasi penuh, mudah-mudahan bupati dan walikota mendorong ini, di mana semua yang mengikuti tes di kabupaten/kota dapat pro aktif untuk mengikutinya," ujarnya.

Dia menjelaskan pemerintah pusat juga mengharapkan ada keterwakilan calon praja dari masing-masing kabupaten/kota dengan mengisi kuota yang telah disediakan bagi Provinsi Papua.

"Pelaksanaan ujian masuk IPDN ini digelar pada 19 Juni 2019 bersamaan dengan tes tertulis penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) namun pada akhirnya tes bagi pegawai ditunda," katanya lagi.

Ia menambahkan proses penerimaan praja IPDN ini juga tengah berjalan, sehingga diharapkan segala sesuatunya selesai sesuai dengan ketentuan. (Antara/SP)

Kategori:
Bagikan