Polsek Kuala Kencana Musnahkan Ratusan Anak Panah

Selasa, 18 Jun 2019 00:19 WIT
Busur panah yang dimusnahkan Polsek Kuala Kencana dengan cara dibakar di halaman Polsek, Senin (17/6). (Foto: Sevianto Pakiding/SP)

TIMIKA | Polsek Kuala Kencana, Mimika, Papua, memusnahkan ratusan anak panah dan puluhan busur yang kerap digunakan warga untuk saling serang dalam perang adat, Senin (17/6).

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar oleh Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto didampingi Kapolsek Kuala Kencana Iptu Y. Harikatang, Danramil Kuala Kencana Kapten Munir, pejabat pemerintahan distrik, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Senjata tajam yang dimusnahkan ini terdiri dari 40 busur dan 700 anak panah. Selain itu, ada 10 bilah senjata tajam lainnya. 

Senjata tajam ini merupakan hasil razia sejak Desember 2018 hingga awal Juni 2019 yang dilakukan jajaran Polsek Kuala Kencana.

"Total yang dimusnahkan 40 busur, 700 anak panah, dan 10 bilah senjata tajam lainnya," kata AKBP Agung saat menggelar press release di Polsek Kuala Kencana. 

Pihak kepolisian sebenarnya tidak melarang bagi warga membawa senjata tajam. Asalkan alat tersebut digunakan untuk pertanian, ataupun keperluan rumah tangga.

Tetapi, apabila senjata tajam itu digunakan untuk membahayakan orang lain, maka tentu akan diamankan. Termasuk pemilik senjata tajam tersebut akan dikenakan Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951.

"Ada pasal pengecualiannya bila mereka yang membawa senjata tajam ini untuk keperluan pertanian ataupun rumah tangga," tutur Agung. (Ipa/SP)

Kategori:
Bagikan