Mengenal Rocky, Calon Ketua POBSI Mimika yang Sarat Prestasi

Rabu, 19 Jun 2019 23:57 WIT
Rocky Pattinama saat memenangkan Juara Umum kejurda Sarmi 2012 tiba dibandara Mosses killangin

TIMIKA | Nama Rocky Osmond Pattinama tentunya tidak asing lagi bagi pencinta olahraga biliard di Papua, khususnya di Kabupaten Mimika. 

Pria yang biasa disapa Rocky ini sudah mengenal dunia biliard sejak berusia 14 tahun. Kala itu, ia masih duduk di bangku kelas 2 SMP. 

Dengan usianya yang sudah beranjak 45 tahun ini tentunya sepak terjang di dunia biliard tidak diragukan lagi. 

Bahkan, ia pernah masuk dalam kepengurusan Persatuan Olahraga Biliard Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Mimika periode 2007 - 2011. Sebelum masuk kepengurusan tersebut, ia bergabung sebagai atlet POBSI Mimika di tahun 2005. 

Berbagai prestasi sudah diraih pria kelahiran Ambon 26 Februari 1974 ini. Diantaranya, di tahun 2006, ia masuk 16 besar bola 15 dan 32 besar bola 9 kejuaraan Kapolda Papua Cup di Jayapura.

Selain itu, ia pernah meraih juara 2 pada kejuaraan Bupati Nabire Cup, dan kejuaraan Walikota Sorong di tahun 2007.

Di tahun 2008, ia meraih juara 1 kejuaraan lokal di Timika, dan masuk 8 besar kejuaraan Bupati Merauke. 

Pada tahun 2011, ia meraih juara 2 kejuaraan dunia Guinness Word Off Region Papua. Kemudian juara 3 kejuaraan dunia Guinness Word Off Region Makassar. Rocky kemudian masuk dalam peringkat 7 Indonesia Timur pada kejuaraan dunia Guinness Word Off Series Final di Makassar. 

Pada kejuaran Bupati Sarmi di tahun 2012, Rocky sangat berprestasi setelah meraih juara 1 bola 9, juara 1 bola 10, dan juara umum. 

Kemudian tahun 2014, ia meraih medali emas bola 9 pada Pekan Olahraga Mimika yang digelar KONI. Setahun kemudian 2015, ia berhasil menjuarai kejuaraan Central Biliard Cup di Jayapura. 

Tahun 2016, Rocky kembali mencatatkan namanya di Papua setelah meraih medali emas bola 10 single putra, dan medali perak bola 10 double putra Kejurda Papua di Sarmi.

Pada tahun 2017, ia mendapatkan juara 3 kejuaraan Kapolda Papua Barat Cup di Manokwari. 

Rocky kemudian dipanggil untuk mengikuti seleksi PON Papua 2020 di Jayapura, pada 2018 lalu. 

Kini di tahun 2019, Rocky maju sebagai calon Ketua POBSI Mimika periode 2019-2023.

Rocky  mencalonkan diri setelah mengantongi 4 dukungan atau mandat dari 8 club maupun rumah biliar di Mimika, meskipun panitia Muskab hanya mensyaratkan minimal tiga dukungan club.

Adapun 4 dukungan itu diberikan Rumah Billiard Timika Indah, Club Papua Mandiri, Amungme Billiard Club, dan One Week Billiard Club. 

Rocky mengatakan, dirinya mengajukan pencalonan sebagai ketua POBSI dengan semangat membangun kepengurusan yang jujur, bersih, dan bertanggung jawab untuk kemajuan biliar di Mimika.

"Oleh karena itu, saya selaku atlet biliar jika terpilih maka ke depan pengurus kita harus terbuka dalam semua hal, program pebinaan seperti wasit maupun atlet harus berjalan sehingga regenerasi atlet biliar tidak habis," katanya.

Bila terpilih, Ia juga akan membuat sebuah kejuaraan besar sebelum PON 2020, sebagai ajang internasional open sekaligus memperkenalkan kesiapan atlet dan Mimika sebagai tuan rumah cabang olahraga biliar. 

"Sehingga semua orang tahu bagaimana perkembangan biliar di Mimika apabila nanti menjadi tuan rumah PON," ujar dia. 

Terkait pakta integritas, Rocky memastikan telah berkomitmen bukan hanya terhadap pibadinya, tetapi juga semua pengurus cabang olahraga tersebut harus menyatakan komitmen yang sama. 

"Jadi bukan saja saya selaku ketua apabila terpilih, tetapi juga semua pengurus harus bertanggung jawab di masing-masing tugas. Ada yang kerja tidak benar, saya rasa bisa berikan kesempatan kepada yang lain," pungkasnya. (ipa/rum/SP)

Kategori:
Bagikan