Disperindag: Banyak Los-los di Pasar Sentral Dijual ke Pedagang Lainnya

Kamis, 20 Jun 2019 18:50 WIT
Inocentius Yoga Pribadi (Foto: Hadija Laisouw/SP)

TIMIKA | Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Papua Inocentius Yoga Pribadi mengatakan, Disperindag telah menyediakan tempat berjualan untuk Mama-mama Papua, namun los-los tersebut dijual kepada pedagang lainnya.

"Tetapi mereka malah menjualnya (tempat jualan,red) ke pedagang non Papua tanpa sepengetahuan Disperindag dalam hal ini sebagai pengelolah pasar," ungkap Yoga di Timika, Kamis (20/6).

Lapak-lapak tersebut sekarang dijadikan tempat berjualan pakaian, kosmetik dan lainnya.

"Tempat-tempat itu sebenarnya punya mereka (Mama-mama Papua) yang di dalam pasar pertama itu tetapi mereka menjualnya," jelasnya.

Agar tidak menimbulkan persoalan baru, kata Yoga, Pemda Mimika melalui Disperindag membangun gedung pasar khusus Mama-mama Papua. "Satu gedung untuk Amungme Kamoro dan dua lainnya untuk suku-suku yang lain tetapi mereka malah tidak datang," katanya.

Saat ini kata Yoga, yang masih bertahan berjualan adalah Mama-mama dari Suku Nduga, Kampung Mapurujaya, SP dan Nawaripi.

Ditambahkan Yoga, aspirasi yang disampaikan Mama-mama di Sentra Pemerintah intinya mereka keberatan pada mahalnya ongkos transportasi yang tidak seimbang dengan pendapatan jualan.

"Jadi kalau mau berbicara soal fasilitas, pemerintah sudah menyediakan yaitu Pasar Sentral untuk tiga gedung itu. Mungkin pemerintah akan fokuskan ke transportasi untuk menekan ongkos transportasi," jelasnya (Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan