Plt. Kalapas Timika: Pelaku Kasus Narkoba Seharusnya Ditahan di Lapas Khusus

Jumat, 21 Jun 2019 18:48 WIT
Munir Kossah

TIMIKA | Pelaksana Harian Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Timika Munir Kossah menuturkan, pelaku kasus narkoba seharusnya tidak ditempatkan bersamaan dengan terpidana kasus kriminal. 

Pelaku kasus narkoba memiliki Lapas tersendiri dan untuk di Papua berada di Jayapura.  

"Palaku kasus narkoba itu lapasnya khusus. Tidak bisa digabung dengan terpidana kasus umum. Untuk di Lapas Timika kami masih menerima pelaku kasus narkoba karena pertimbangan keluarga. Tetapi kalau ada petunjuk untuk dipindahkan, pasti akan dipindahkan," tutur Munir saat ditemui di Kantor PN Timika, Jumat (21/6). 

Pertimbangan keluarga tersebut dijelaskan Munir karena jika palaku kasus narkoba di Jayapura sementara anak dan istrinya berada di Timika, lalu siapa yang akan menjenguknya, sehingga dengan itulah pihaknya hingga saat ini masih memberikan keringanan. 

Munir mengatakan, untuk jumlah pelaku kasus narkoba yang ada di Lapas Timika saat ini sebanyak 60 orang. Sementara secara keseluruhan warga binaan Lapas Timika sebanyak 298 orang.

Ia juga menambahkan, pihaknya secara rutin melaksanakan razia HP dan barang terlarang terhadap setiap penghuni Lapas. 

"Sudah aturannya bahwa dilarang penghuni Lapas memegang HP, tetapi ada saja yang ditemukan petugas saat razia," tambahnya. (Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan