Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas Dari Timor Leste

Selasa, 25 Jun 2019 18:03 WIT
Ilustrasi

KUPANG | Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Sektor Timur RI-Timor Leste dari Batalyon Infanteri Raider 408/Suhbrasta, pada Senin (24/6) malam, berhasil menggagalkan penyelundupan 14 karung pakaian bekas yang diduga berasal dari Timor Leste.

"Penyelundupan sebanyak 14 karung pakaian bekas itu digagalkan di sekitar Pantai Mota Ain Fesa Silawan ketika anggota melakukan patroli rutin," kata Komandan Satgas Yonif Raider 408/Sbh, Mayor Inf Joni Eko Prasetyo, Selasa (25/6).

Mayor Inf Joni mengatakan, patroli rutin terus dilakukan oleh pasukan TNI di kawasan perbatasan mulai dari pantai Mota Ain hingga ke pantai Atapupu.

Patroli, katanya, dilakukan guna mencegah terjadinya tindakan kriminal yang dilakukan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab salah satunya adalah tindakan penyelundupan baik BBM maupun pakaian bekas.

Ia pun menyampaikan kronologi kejadian sehingga penyelundupan sejumlah pakaian bekas itu berhasil digagalkan.

"Awalnya anggota lakukan patroli bersama, saat sedang berpatroli anggota melihat cahaya senter dari arah pantai. Karena curiga, anggota kemudian menghampiri lokasi awal mula munculnya cahaya tersebut," kata dia.

Ketika itu pasukan TNI melihat beberapa orang yang mencurigakan sedang terburu-buru menghidupkan mesin speedboat dan kemudian melaju ke tengah laut.

"Anggota tak bisa menangkap para pelakunya. Di lokasi hanya ditemukan belasan karung berisi pakaian bekas," katanya. 

Mayor Joni mengharapkan kejadian seperti itu tak terjadi lagi kedepannya. Jika ditemukan akan dihukum sesuai UU yang berlaku di Indonesia.

Ia juga mengatakan akan terus melakukan patroli untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan seperti yang terjadi pada Senin (24/6) malam.

“Barang bukti saat ini tengah diamankan dan sedang dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” jelas Mayor Inf Joni. (Antara/SP)

Kategori:
Bagikan