KONI Pusat dan PB PON Papua Akan Tinjau Kesiapan Venue di Mimika

Kamis, 27 Jun 2019 00:52 WIT
Marthen Paiding (kiri) dan Cessar Avianto Tunya. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat akan meninjau kesiapan venue olahraga di Kabupaten Mimika, sebagai klaster kedua terbanyak menyelenggarakan cabang olahraga pada PON XX tahun 2020 mendatang.

Kunjungan yang dijadwalkan Jumat (28/6), rencananya akan dihadiri Wakil Ketua KONI pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, KONI Provinsi Papua, Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, serta Pengurus Besar (PB) PON Papua. 

Adapun beberapa venue yang akan ditinjau di Mimika, antaralain fasilitas Mimika Sport Complex (MSC), lapangan golf, futsal, serta fasilitas rumah susun di Jalan SP 5 yang akan ditempati para atlet PON nanti. 

Ketua Harian PB PON Papua Sub Mimika, Marthen Paiding mengatakan, kunjungan meninjau beberapa venue olahraga yang sudah dibangun, sebagai evaluasi kesiapan menjelang PON yang tinggal setahun lagi. 

Kunjungan tersebut menjadi rangkaian pelaksanaan rapat kerja pertama pasca pembentukan panitia PB PON Papua Sub Mimika beberapa waktu lalu. Raker tersebut pertama diagendakan pada Sabtu (29/6). 

"Dalam rangka mempersiapan raker PB PON Sub Mimika, kita mengundang para narasumber dari KONI Pusat sebagai pengendali dan pengawas kegiatan PON. Mereka sudah menyatakan kesiapannya untuk menghadiri raker ini," kata Marthen dalam konferensi pers, Rabu (26/6). 

Selain itu, raker perdana tersebut juga akan dihadiri KONI Provinsi Papua, panitia PB PON Papua, Forkopimda, dan pihak terkait lainnya, untuk memberikan materi terkait dengan persiapan dan pelaksanaan event olahraga terbesar di Indonesia itu.

"Lewat kesempatan raker pertama ini kita akan menyatukan persepsi, menyatukan pandangan, kemudian menyatukan langkah untuk mempersiapkan pelaksanaan PON, khususnya akan diselenggarakan di Kabupaten Mimika," katanya.

Menurut Marthen, raker yang dihadiri semua pihak ini akan memberikan gambaran terkait agenda kerja masing-masing bidang kepanitiaan di Mimika. Dengan demikian, semua bidang dapat mengevaluasi segala kesiapan. 

"Diharapkan seluruh panitia yang terlibat dalam kegiatan ini, yang ada di Sub Mimika bisa terlibat langsung untuk mendapatkan arahan dan materi yang akan disampaikan oleh para narasumber saat raker nanti," imbuhnya. 

Penjabat Sekda Mimika ini mengatakan, kesiapan tidak hanya menyangkut sarana dan prasarana, tetapi juga penyelenggaraan sebagai tuan rumah juga harus dipastikan secara matang demi nama baik Papua.

"Di samping itu juga, kita harus sukses dalam hal bagaimana mencapai prestasi, memperbaiki peringkat secara nasional. Kalau tidak salah Pak Gubernur mau kita masuk di sepuluh besar atau lima besar," katanya. 

Sekretaris PB PON Papua Sub Mimika Cessar Avianto Tunya menambahkan, kesuksesan sebagai tuan rumah juga sangat ditentukan oleh kesiapan dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat.

Dukungan masyarakat termasuk dengan menciptakan lingkungan yang bersih bebas sampah, menjaga fasilitas olahraga, fasilitas publik dan berbagai fasilitas umum lainnya yang dibangun pemerintah maupun swasta di Mimika.

"Waktu kita rapat di pendopo, itu sudah ditekankan oleh Pak Bupati. Intinya, kesuksesan ini harus ada dukungan penuh dari seluruh masyarakat," kata Ketua Harian KONI Kabupaten Mimika itu. 

Pemkab Mimika tahun ini memfokuskan alokasi APBD 2019 yang ditetapkan Rp3,1 triliun, sebagian besar untuk membangun sarana dan prasaranan pendukung agenda empat tahunan, PON 2020 mendatang.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng menyanggupi untuk membangun beberapa venue olahraga tahun ini, antaralain untuk olahraga panjat tebing, futsal, dan biliar. 

Sementara cabang olahraga atletik dan basket, rencananya akan dipusatkan di Mimika Sport Complex (MSC) yang dibangun PT. Freeport Indonesia di kompleks RSMM Caritas Timika. 

Begitu juga untuk golf, rencananya akan memanfaatkan lapangan golf Rimba Irian  Kuala Kencana, fasilitas olahraga bergengsi berstandar internasional di area PT. Freeport Indonesia. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan