Pemkab Mimika Bentuk Panitia HUT RI Ke-74

Kamis, 27 Jun 2019 16:31 WIT
BENTUK PANITIA - Pemkab Mimika menggelar rapat pembentukan panitia HUT RI ke-74, Kamis (27/6). (Foto: Hadijah/SP)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua,  membentuk panitia  Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun 2019, Kamis (27/6).

Rapat pembentukan panitia dipimpin Plt Sekda Mimika Marthen Paiding di ruang rapat kantor pusat pemerintahan, dengan dihadiri forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkup Pemkab Mimika. 

Adapun ditunjuk sebagai ketua panitia yaitu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika, Sihol Parningotan. 

Plt Sekda Mimika Marthen Paiding mengharapkan perayaan HUT RI tahun ini lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. 

Mengingat, tahun ini anggaran yang disediakan sebesar Rp850 juta. Atau naik Rp150 juta dari tahun 2018 lalu yang hanya Rp700 juta. 

"Sehingga diharapkan perayaan tahun ini bisa menjadi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya, tahun kemaren saja sudah baik, jadi tahun ini harus semakin lebih baik lagi," kata Marthen.

Marthen juga berharap agar HUT RI dapat melibatkan semua masyarakat hingga ditingkat desa, termasuk dunia industri, BUMN dan BUMD.

Pada kegiatan nantinya juga harus menonjolkan hal-hal baru yang diunggulkan di daerah ini sesuai tema nasional HUT RI ke-74 yaitu 'Menuju Indonesia Unggul'.

"Untuk tema kita sesuaikan dengan tema nasional yaitu menuju Indonesia yang unggul, sehingga pelaksanaan HUT RI ini harus memunculkan hal-hal yang baru yang unggulkan di daerah," tuturnya.

Marthen menambahkan, untuk pawai obor tetap dilakukan karena merupakan rangkaian dari upacara penetapan waktu (Taptu) dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI.

Selain itu, ada wacana pendaratan bendera merah putih di puncak gunung Cartenz.  

Sedangkan untuk upacara HUT RI pada 17 Agustus di pusatkan di halaman kantor pusat pemerintahan. Akan tetapi, setiap distrik wajib melaksanakan upacara tersebut di wilayah masing-masing. 

"Tadi juga Bapak Kapolres sudah menyampaikan bahwa semua polsek- polsek nanti mempunyai kewajiban untuk menyiapkan bendera dan dipasang di rumah-rumah," kata Marthen.

Senanda dengan Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto. Kata dia, semua bendera merah putih harus di kibarkan semua masyarakat. 

"Semua bendera merah putih wajib dikibarkan masyarakat," tandas Agung. (Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan